H Firmandez: Renewable Energy Solusi Untuk Kurangi Polusi

0
151

JAKARTA – Persoalan polusi udara di Indonesia bisa dikurangi dengan penggunaan energy baru dan terbarukan (renewable energy). Indonesia bisa mencontoh Dubai, Eni Emirat Arab dalam pengelolaan energy hijau ramah lingkungan.

Hal itu disampakan anggota Komisi VII DPR RI, H Firmandez yang baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Dubai. Menurut politisi Golkar ini, pemanfaatan energy baru dan terbarukan bisa digenjot untuk mencapai realisasi Kebijakan Energi Nasional. Dimana pemerintah dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 tahun 2014 ditargetkan bahwa pada tahun 2025 nanti, realisasi penggunaan energi baru dan terbarukan harus sudah mencapai 23 persen.

H Firmandez menambahkan, pemerintah harus terus meningkatkan usaha untuk mencapai target KEN 2014 tersebut, karena EBT merupakan energi masa depan yang kini sudah diupayakan di manca negara. Indonesia harus mampu menggarap berbagai sumber energi baru tersebut, yang hingga kini belum maksimal dimanfaatkan.

Beberapa jenis energi terbarukan di Indonesia yang belum digarap secara maksimal di antaranya adalah biofuel bahan bakar hayati dari bahan-bahan organik, biomasa energi terbarukan dari bahan bakar kayu dan limbah, energi panas bumi, air dan angin, serta energi dari gelombang laut dan lain sebagainya.

Selama ini pengelolaan energi baru dan terbarukan di Indonesia masih sangat minim. Padahal potensinya sangat melimpah. Pemerintah harus mendorong perkembangannya melalu berbagai regulasi yang pro investasi.

“Renewable energi ini jawaban terhadap kebutuhan energi ramah lingkungan pada masa yang akan datang, untuk menekan polusi udara sebagai dampak dari penggunaan energy fosil selama ini,” lanjut Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga DPP Golkar tersebut.

Untuk pengembangan renewable energy energi tersebut, pemerintah harus menggandeng investor yang memiliki perangkat teknologi mutakhir untuk pengelolaan setiap potensi energi terbarukan, serta melakukan penyederhanaan regulasi yang memberi kemudahan bagi masuknya investasi di bidang energy.

“Penggunaan renewable energi penting untuk menjawab persoalan climate change, kita perlu mengurangi pemakain energi kotor yang berdampak pada polusi udara dan kerusakan lingkungan,” pungkas H Firmandez.[IN]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here