,

H Firmandez: Renewable Energy Jawaban Terhadap Kebutuhan Energi Hijau Masa Depan

JAKARTA – Penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) atau renewable energy telah menjadi pembahasan serius dalam pertemuan parlemen dunia, World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) yang diikuti parlemen 45 negara di Bali dua hari lalu.

DPR RI bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga sudah menyepakati pentingnya peningkatkan porsi dan penggunaan EBT di Indonesia, untuk menghilangkan ketergantungan terhadap energi fosil.

Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, H Firmandez, Jumat, 14 September 2018 mengungkapkan, kekompakan Kementerian ESDM dan DPR RI dalam hal tersebut, merupakan langkah maju untuk pengembangan EBT di Indonesia.

“Ini sebuah langkah maju untuk energi hijau dan ramah lingkungan pada masa yang akan datang. Porsi penggunaan EBT di Indonesia harus ditingkatkan, kita patut apresiasi ini,” ujar politisi Golkar dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 tersebut.

H Firmandez melanjutkan, potensi EBT di Indonesia sangat besar, namun pemanfaatan masih sangat minim. Potensi EBT tersebut antara lain seperti biomasa, panas bumi, energi surya, energi air, energi angin dan lain sebagainya.

Namun lanjut H Firmandez, untuk mengelola potensi EBT tersebut, perlu regulasi khusus untuk pengembangannya. Regulasi tersebut kini sedang dirancang di Komisi VII DPR RI.

“Penggunaan EBT penting untuk menjawab persoalan climate change, kita perlu mengurangi pemakain energi kotor yang berdampak pada kerusakan lingkungan. EBT merupakan solusi untuk memperoleh energi yang bersih,” lanjut Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga DPP Golkar tersebut.

Selain itu kata H Firmandez, penggunaan EBT juga jawaban terhadap meningkatnya

kebutuhan dan permintaan energi di Indonesia setiap tahun akibat peningkatan jumlah penduduk dan pembangunan, sementara ketersediaan sumber energi fosil ada batasnya.

“Eksekutif dan legislatif harus bekerja sama untuk mewujudkan pemanfaatan EBT secara maksimal. Makanya kita harus apresiasi kekompakan DPR RI dan Pemerintah melalui Kementerian ESDM yang sepakat dan menyatakan penting peningkatan pemanfaatan EBT di Indonesia,” pungkas H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *