H Firmandez: Potensi Migas di Aceh Harus Digarap Untuk Wujudkan Kedaulatan Energi

0
339

BANDA ACEH – Anggota Komisi V DPR RI, H Firmandez yang membidangi urusan energi, riset dan teknologi, serta lingkungan hidup, meminta Pemerintah Aceh melalui Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), agar memaksimalkan pengusahaan dan pengelolaan setiap potensi migas di Aceh untuk mewujudkan kedaulatan energi.

Menurut H Firmandez, dengan potensi migas yang ada di Aceh, kedaulatan energi itu bisa dicapai, bukan hanya untuk Aceh saja, tapi juga untuk menopang kedaulatan energi secara nasional.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini mengungkapkan, survey geologi dan geofisika kelautan yang dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pernah menemukan cadangan migas yang amat besar di perairan timur laut Pulau Simeulue, Aceh. Bahkan diperkirakan yang terbesar di dunia, yakni Rp 320,79 miliar per barel.

“Kalau ini betul dan bisa dikelola dengan baik, ini potensi yang sangat besar. Kami di Komisi VII yang membidangi energi terus mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menggali potensi ini, untuk melakukan riset serta observasi yang lebih mendalam, agar potensi itu bisa digarap,” ujar H Firmandez, Sabtu, 8 Maret 2019.

H Firmandez menambahkan, pemanfaatan potensi migas di Aceh salama ini belum optimal. Diharapkan dengan telah beroperasinya BPMA di Aceh setiap potensi migas bisa termanfaatkan dengan baik, sehingga bisa mewujudkan kemandirian Aceh dalam bidang energi, dan membuat Aceh memiliki cadangan penyangga energi yang memadai.

H Firmadez yang juga Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, Papua dan Keistimewaan Yogjakarta ini menambahkan, selain potensi migas, Aceh juga memiliki potensi energi baru dan terbarukan (renewable energy) sebagai energi masa depan yang ramah lingkungan.

Namun potensi kata H Firmandez, potensi renewable energy ini juga belum tergarap dengan baik. Ia mencontohkan seperti energi biomasa, energi panas bumi, energi surya, energi air energi angin dan lain sebagainya.

“Kita menginginkan dengan potensi migas dan potensi energi baru dan terbarukan yang ada di Aceh ini, kelak Aceh akan seperti Singapura dan Hongkong yang memiliki indek ketahanan energi yang sangat baik,” pungkas H Firmandez.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here