H Firmandez: Pengembangan UMKM Harus Dilakukan dari Hulu ke Hilir

0
174

BANDA ACEH – Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menangah (UMKM) di Aceh harus dilakukan mulai dari hulu hingga ke hilir, serta menciptakan ekosistem usaha yang kondusif, sehingga industri kecil bisa tumbuh dengan baik.

Hal itu disampaian Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez, Senin, 21 Januari 2019. Menurutnya, pemerintah perlu berperan aktif untuk menciptakan iklim usaha yang baik dalam pengembangan UMKM di Aceh.

“Berbagai unsur harus terlibat, mulai dari hulu hingga ke hilir. Mulai dari pengolahan dan pengembangan sumber daya, hingga produsi, promosi dan pembiayaan. Tanpa campur tangan pemerintah ini tak akan jalan,” jelasnya.

Selain itu kata H Firmandez, untuk mendukung terciptanya ekosistem yang kondusif dalam pengembangan UMKM diperlukan keterlibatan dan kerjasama berbagai pihak, terutama pihak perbankan, selaku sumber modal.

“Akses pelaku usaha UMKM harus dibuka ke sumber modal yakni perbankan. Ini tugasnya pemerintah melalui instansi terkait. Pemerintah harus terus mendorong perluasan program-program pengembangan UMKM yang berfokus pada peningkatan ekonomi daerah, melalui perluasan pengembangan klaster UMKM untuk komoditas-komoditas strategis,” lanjut H Firmandez.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini menambahkan, pengembangan UMKM sangat penting untuk ketahanan ekonomi daerah dan masyarakat, karena UMKM dikenal memiliki resistensi tinggi terhadap krisis karena pada umumnya berbasis bahan baku dan memiliki target pemasaran domestik.

“Selama ini yang menjadi kendalanya kan di bidang permodalan dan akses pembiayaan, lemahnya kapasitas SDM, serta keterbatasan jangkauan pasar. Ini yang harus diperbaiki,” kata mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh tersebut.

H Firmandez berharap, pemerintah bisa terus memperkuat implementasi program UMKM, antara lain meliputi peningkatan kapasitas UMKM melalui edukasi dan pelatihan. “Pemerintah harus benar-benar hadir dalam memberdayakan pelaku usaha UMKM ini,” pungkas H Firmandez.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here