,

H Firmandez: Pengembangan Hutan Mangrove Harus Berbasis Ekonomi Rakyat

CIREBON – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI, H Firmendez meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLK) untuk memeprbanyak program pemberdayaan ekonomi kreatif yang berbasis kerakyatan di wilayah pesisir, teutama di kawasan pengembangan hutan mangrove, seperti di Kuala Langsa, Kota Langsa.

Hal itu disampaikan anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 tersebut, saat mengunjungi Istana Kerang di Desa Astapada, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Kunjungan ke sana dilakukan H Firmandez bersama Wali Kota Langsa, Usman Abdullah difasilitasi oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Sehari sebelumnya Usman Abdulah alias Toke Suuem mempresentasi upaya penyelamatan hutan mangrove di Kuala Langsa di kantor Kementerian LHK.

“Banyak hal yang bisa kita contoh dan terapkan di Aceh, mislanya seperti pemanfaatan kulit kerang untuk membuat furniture, meja, vas bunga, lampu, guci hiasan dan lain sebagainya. Bahan bakunya bisa didapatkan dengan mudah,” jelas H Firmandez.

Menariknya, kata H Firmandez, pengenbangan ekonomi kreatif masyarakat pesisir sekitar wilayah hutan mangrove di Cirebon tersebut, telah berhasil menghidupkan dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Malah hasil produk kerajian di Istana Kerang tersebut 90 persen diekspor ke Eropa, Amerika, dan Afrika.

“Ini juga bisa dilakukan di Langsa, selama ini hutan mangrove Kuala Langsa masih sebatas hutan wisata. Ini bisa terus dikembangkan menjadi hutan edukasi dan pusat penelitian. Tentunya sejalan dengan ini, menciptakan peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan,” harap ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga DPP Golkar tersebut.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *