Sunday, January 19, 2020

H Firmandez: Pemerintah Aceh Harus Perkuat Elektronifikasi Transaksi Daerah

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BANDA ACEH – Menyongsong revolusi industri 4.0 Pemerintah Aceh diminta untuk memperkuat elektronifikasi transaksi daerah, melalui pembentukan Tim Perluasan Digitalisasi Daerah (TPDD).

Hal itu disampaikan tim pemantau otonomi khusus (Otsus) Aceh, Papua, dan Keistimewaan Yogjakarta, H Firmandez, Rabu, 29 Mei 2019. Menurutnya, perluasan elektronifikasi tersebut untuk tahap awal bisa difokuskan dalam tiga area yaitu Bantuan Sosial (Bansos), transaksi pemerintah daerah, dan transportasi.

“Ini penting untuk mengikuti perubahan dan revolusi industri 4.0. Cara bertransaksi masyarakat dan instansi pemerintah secara perlahan harus diubah sesuai perkembangan teknologi ekonomi digital, sehingga bisa memperluas akses keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas anggota Fraksi Golkar DPR RI tersebut.

H Firmandez menambahkan, langkah elektronifikasi traksasi pemerintah daerah tersebut dalam prakteknya harus benar-benar dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip efisien, terjangkan, dan aman, sehingga penggunaan tenologi informasi dan finansial teknologi (fintek) dalam setiap transaski pemerintah daerah tidak menimbulkan dampak yang tak diinginkan.

“Perubahan teknologi terutama di bidang fintek itu harus dicermati dengan baik, Pemerintah Aceh perlu mendorong adanya inovasi dan perluasan elektronifikasi transaksi keuangan, apa lagi pemerintah pusat melalui otoritas terkait juga sedang memperkuatkan landasan hukumnya,” lanjut anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 tersebut.

Selain itu tambah H Firmandez, pembentukan Tim Perluasan Digitalisasi Daerah (TPDD) juga harus bisa memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

“Ini penting untuk meningkatkan efisiensi ekonomi, karena ke depan nantinya elektronifikasi itu tidak dapat dicegah ditengah semakin berkembangnya financial teknologi di berbagai sektor,” pungkas H Firmandez.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...