Sunday, January 19, 2020

H Firmandez: Pembangunan Tol Aceh Harus Serap Tenaga Kerja Lokal

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BANDA ACEH – Proyek pembangunan jalan tol di Aceh harus menyerap tenaga kerja lokal pada berbagai sub proyek pekerjaan, agar triliunan anggaran pada proyek tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar proyek, sehingga perputaran uang dalam masyarakat menjadi meningkat.

Hal itu disampaikan tim pemantau otonomi khusus (Otsus) Aceh Papua dan Keistimewaan Yogjakarta, H Firmandez, Jumat, 24 Mei 2019. Menurut politisi Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-Ri) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 2 itu, pembangunan proyek infrastruktur jalan tol Aceh sebagai salah satu proyek strategis nasional, haruslah melibatkan masyarakat sekitar dalam berbagai sub pekerjaan yang memungkinkan, sehingga masyarakat sekitar proyek juga merasakan manfaatnya, memperoleh penghasilan dari proyek negara tersebut.

“Ini penting untuk membantu masyarakat kita, mereka jangan hanya mendengar kalau proyek tol di Aceh itu anggarannya triliunan, tapi juga harus dilibatkan, diikutsertakan pada pekerjaan-pekerjaan di sekitar proyek yang memungkinkan untuk mereka kerjakan,” ujar Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar tersebut.

Anggota Komisi VII DPR-RI ini menambahkan, pembangunan berbagai proyek infrastruktur di Aceh yang dilakukan pemerintah haruslah menyerap tenaga lokal, sehingga akan berdampak pada perputaran sebagian uang proyek tersebut dalam masyarakat, karena masyarakat memperoleh penghasilan dari sana.

“Adanya proyek infrastruktur itu di Aceh, seharusnya juga bisa mendongkrak penyerapan tenaga kerja konstruksi di Aceh. Pemerintah Aceh harus memperhatikan hal ini, harus mencari sub-sub pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh tenaga-tenaga lokal,” lanjut H Firmandez.

H Firmandez juga berharap, pembangunan beberapa ruas jalan tol di Aceh bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh menjadi lebih baik. “Intinya kita berharap pembangunan berbagai infrastruktur di Aceh haruslah memberikan dampak multiplier effect bagi daerah,” pungkas H Firmandez.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...