H Firmandez Minta Pertamina Berdayakan Pengusaha Aceh

0
330

BANDA ACEH – Anggota Komisi VII DPR RI asal Aceh, H Firmandez meminta kepada PT Pertamina untuk memberdayakan pengusaha lokal di Aceh. Proyek menangah ke bawah sebaiknya dikelola oleh pengusaha daerah untuk peningkatan ekonomi daerah.

Permintaan itu disampaikan H Firmandez dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI yang membidangi urusan energi, riset dan penelitian, serta lingkungan hidup dengan Direktur Keuangan, Direktur Hulu, Direktur Logistik Suplay Chain dan Infrastrukur, serta Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina, Senin, 9 Agustus 2019 di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI.

Menurut H Firmandez, PT Pertamina melalui Pertamina Hulu Energi (PHE) di Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sudah sepantasnya memberi kesempatan kepada pengusaha lokal untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek di wilayah PHE tersebut.

“Geliat bisnis di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe meredup pasca tidak beroperasinya lagi LNG Arun. Banyak pengusaha yang gulung tikar, sekarang untuk membangkitkan lagi geliat usaha di sana, kita minta Pertamina PHE Lhoksukon agar memperhatikan pengusaha lokal, jangan semua dari pusat,” harap H Firmandez.

H Firmandez yang juga Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, Papua, dan Keistimewaan Yogjakarta ini mengungkapkan, PT Arun NGL pada masa jayanya pada decade 1989-1990 merupakan perusahaan penyumbang devisa terbesar untuk Megara, karena itu Kota Lhokseumawe pernah dijuluki sebagai kota petro dolar, tapi kini semuanya telah meredum, butuh kehadiran pemerintah melalui Pertamian untuk membangkitkan usaha bidang energi di sana, dengan memberdayakan pengusaha lokal.

“Keberadaan PHE Pertamina di Lhokseukon, Aceh Utara itu harus bisa memberi dampak masyarakat setempat, terutama harus bisa memicu aktivitas dunia usaha kembali berdenyut di kawasan tersebut, jangan sedikit-sedikit semuanya dari pusat, proyek-proyek menengah ke bawah biar dikerjakan oleh pengusaha di daerah,” lanjut H Firmandez.

Selain itu kata H Firmandez, rakyat Aceh khususnya rakyat Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe dan sekitarnya, sangat mengharapkan adanya multiplier efek dari geliat bisnis dan industr energi dan migas di Aceh, sehingga keyajaan para pengusaha daerah pada masa PT Arun bisa bangkit kembali.

“Harapan kami, semoga ini menjadi perhatian PT Pertamina demi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di daerah. Kita juga mengharapkan agar PHE bisa memberikan pelatihan-pelatihan life skile kepada masyarakat sekitar, sehingga masyarakat punya kecakapan hidup dan terberdayakan,” pungkas H Firmandez.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here