,

H Firmandez Minta Pemerintah Bangun Infrastruktur Pedalaman

BANDA ACEH – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez, meminta kepada Pemerintah Aceh untuk membangun infrastruktur perhubungan di daerah terpencil dan pedalaman, khususnya di daerah-daerah penghasil komoditi tertentu.

Hal itu disampaikan H Firmandez terkait dengan laporan kepada dirinya melalui media sosial tentang jembatan gantung pedalaman Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur yang tak kunjung selesai dibangun, sehingga masyarakat harus menyebrangi sungai untuk berpergian ke luar kampung.

“Bukan hanya di Pante Bidari Aceh Timur, tapi juga di daerah-daerah pedalaman lainnya, pemerintah harus membuka jalan dan membangun jembatan, sehingga dengan adanya infrastruktur perhubungan tersebut, mobilitas warga dan penjualan hasil alam bisa lancar. Dengan demikian pendapatan masyarakat akan bertambah,” jelas H Firmandez.

Anggota Komisi V DPR RI yang membidangi urusan infrastruktur dan perhubungan itu melanjutkan, di masa-maa tertentu, terutama di musim hujan, banyak terjadi longsoran dan banjir bandang di daerah pedalaman Aceh, khususnya di daerah pegunungan.

Ia berharap Pemerintah Aceh memperhatikan hal tersebut dengan baik, sehingga bencana alam bisa dideteksi dan dicegah sejak dini. “Jangan sampai nanti ketika sudah terjadi longsor dan banjir baru sibuk. Ini sudah lama menjadi pekerjaan rumah yang selalu berulang-ulang,” lanjut anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 tersebut.

H Firmandez melanjutkan, ia juga menerima laporan tentang masih adanya anak sekolah yang harus mengarungi sungai untuk menuju sekolah karena tidak adanya jembatan.

“Ini ironi, seharusnya ini tidak terjadi lagi. Dana otonomi khusus (Otsus) Aceh harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membangun kawasan pedalaman dan memutuskan isolasi daerah,” harapnya.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *