,

H Firmandez Minta Pemerintah Aceh Data Aset di Luar Daerah

BANDA ACEH – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez, meminta Pemerintah Aceh untuk melakukan pendataan aset di luar daearh. Pasalnya, selama ini ada beberapa aset milik Pemerintah Aceh yang dipermasalahkan.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini mencontohkan, seperti terjadinya gugatan terhadap keberadaan asrama mahasiwa Aceh di pulau Jawa. Malah, kata H Firmandez ada asrama mahasiwa Aceh yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

“Berangkat dari kepruhatinan saya terhadap kondisi ini, kita minta Pemerintah Aceh untuk melakukan pendataan aset di luar daerah, agar masalah yang selama ini membelit, tidak lagi terjadi di masa yang akan datang. Beberapa asrama mahasiwa Aceh di Jawa juga harus direnovasi,” ujar H Firmandez, Jumat, 19 Oktober 2018.

H Firmandez melanjutkan, dukungan Pemerintah Aceh untuk pembangunan asrama mahasiwa di luar Aceh yang representatif sangat dibutuhkan, karena hal tersebut menyangkut dengan citra daerah dan kenyamanan generasi muda Aceh yang menuntut ilmu di luar daerah, khususnya di pulau Jawa.

“Contohnya seperi asrama mahasiswa Aceh di Yogjakarta dan di Surabaya, begitu juga dengan yang di Jakarta serta beberapa tempat lainnya. Ini harus menjadi perhatian serius kita semua,” lanjut H Firmandez.

Lebih ironis lagi kata H Firmandez, sebelumnya pihaknya mendapat kabar bahwa ada aset milik Pemerintah Aceh di Pulau Jawa yang mengalami tunggakan pajak. Kalau informasi itu benar, maka hal tersebut dinilai akan sangat mencoreng citra Pemerintah Aceh.

“Ini juga harus ditelusuri. Jadi, selain didata dan direnovasi bangunannya agar lebih baik, juga persoalan legalitasnya termasuk soal pajaknya harus diselesaikan, karena ini menyangkut dengan citra daerah dan kenyamanan mahasiswa Aceh yang sedang menuntut ilmu di Pulau Jawa,” pungkas H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *