,

H Firmandez Minta Pemerintah Aceh Berdayakan Dai Perbatasan

KUALA SIMPANG – Para dai perbatasan yang bertugas di daerah perbatasan Provinsi Aceh dengan Sumatera Utara (Sumut) membutuhkan perhatian dari Pemerintah Aceh, dalam menjalankan setiap program dakwah dan penyadaran ummat.

Perwakilan dari tersebut secara khusus menyampaikan aspirasinya kepada Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez di Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Mereka berharap para dai di perbatasan bisa diberdayakan, karena meski pun dayah (pesantren) di perbatasan sudah dibangun Pemerintah Aceh, tapi fasilitansya masih belum memadai.

Menanggapi hal itu, dalam pertemuan penuh santai tersebut, H Firmandez mengatakan, keberadaan dan kinerja dai perbatasan sebagai ujung tombak pemantapan iman ummat dan mencegah pendangkalan akidah di perbatasan, harus diparesiasi dan diberikan perhatian khusus oleh Pemerintah Aceh.

“Di daerah perbatasan sangat rawan pendangkalan akidah dan pergesekan antar umat beragama. Keberadaan dai perbatasan ini bisa memberi penyadaran kepada ummat dan mencegah terjadinya konflik. Jadi sebenarnya mereka selain menjalankan perintah agama dengan berdakwan, juga menjalankan salah satu tugas pemerintah yakni menciptakan kerukukan antar umat beragama. Mereka harus diberdayakan,” jelas H Firmandez.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini melanjutkan, dari dulu ketika dirinya masih di Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan agama dan masalah sosial, sudah memperjuangkan dan mengingatkan Pemerintah Aceh agar dana otonomi khusus (Otsus) Aceh bisa diarahkan sebagian untuk peningatan infrastruktur pelaksanaan syariat Islam.

“Aceh ini selain sebagai daerah otonomi khusus juga daerah istimewa. Salah satu dari tiga keistimewaan Aceh adalah soal agama. Jangan sampai dua keistimewaan lain yakni pendidikan dan kebudayaan diperhatikan, sementara syariat Islam dinomotigakan. Kita minta ini menjadi perhatian serius Pemerintah Aceh,” tegas Ketua Departemen Hubungan Lembaga Politik DPP Golkar tersebut.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *