,

H Firmandez Minta Kementerian PUPR Lengkapi Fasilitas TPA Lhok Tujoh

IDI – Proyek Tempat Pembungan Akhir (TPA) di Gampong Lhok Tujoh, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur sudah lama terbengkalai. Proyek senilai Rp 6 miliar dari APBN 2015 itu hingga kini tak bisa dimanfaatkan.

Karena itu, anggota Komisi V DPR RI yang membidangi urusan infrastruktur dan perhubungan, H Firmandez, meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melengkapi fasilitas TPA Lhok Tujoh agar bisa segera difungsikan.

“Ini sudah dua tahun lebih terbengkalai, baru disampaikan sekarang, kalau dari dulu kan bisa terus kita ingatkan Kementerian PUPR untuk memperbaikinya, karena kementerian PUPR merupakan mitra kita di Komisi V DPR RI,” kata H Firmandez.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Aceh 2 ini melanjutkan, berdasarkan penelusuran pihaknya, proyek itu sudah diserahkan ke Pemkab Aceh Timur pada Desember 2015 lalu, tapi karena fasilitasnya tidak memadai, maka tidak bisa difungsikan dengan baik.

“Itu TPA dengan sistem sanitary landfild, karenanya masih perlu ada fasilitas tambahan, pendukung apa yang sudah dibangun. Tapi karena sudah lama terbengkalai, banyak bagian yang sudah rusak, butuh biaya besar lagi untuk rehabilitasi dan penyempurnaannya,” ungkap H Firmandez.

Agar proyek TPA Lhok Tujoh itu tidak mubazir dan terbengkalai, H Firmandez meminta Kementerian PUPR agar mengalokasikan anggaran untuk penyempurnaannya. Selain itu Pemkab Aceh Timur juga diminta untuk aktif melakukan upaya-upaya ke pemerintah pusat.

“Ajukan program penyempurnaan proyek TPA itu ke Kementerian PUPR, kita akan sama-sama perjuangkan. Saya di komisi V DPR RI yang merupakan mitra Kementerian PUPR siap memfasilitasi dan memperjuangkannya,” tegas H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *