,

H Firmandez Minta BPFK Sumatera Utara Selesaikan Persoalan Alat Rontgen RSUD Tamiang

KUALA SIMPANG – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI, H Firmandez, meminta kepada Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Sumatera Utara untuk menyelesaikan persoalan alat rontgent di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang.

Pasalnya, alat yang dibeli dengan anggaran senilai Rp 2,4 miliar tahun 2017 itu tidak bisa difungsikan, meski sudah dipasang. Pengoperasian alat kesehatan tersebut baru bisa dilakukan setelah adanya izin dari BPFK.

“Alat rontgen itu sudah dipasang dan sudah siap untuk dioperasikan. Masalnya hanya di BPFK saja yang belum mengeluarkan izin. Padahal alat rotgent tersebut sangat dibutuhkan untuk kepentingan rotgen pasien,” ungkap H Firmandez, Kamis, 28 Juni 2018.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini sangat menyayangkan jika sampai sekarang alat rontgen jenis X-ray tube caling frame IRC HF 50 merek policelling tersebut tidak difungsikan.

“Analisa hasil rontgen sangat penting dalam dokter mengambil kesimpulan saat menangani pasien. Jadi, itu kebutuhan mendesak bagi rumah sakit untuk mengoperasikan mesin rontgen. Kita minta BPFK Sumatera Utara untuk segera meniklanjuti hal ini, karena ini menyangkut dengan pelayanan publik,” lanjut H Firmandez.

Selain itu, H Firmandez meminta pihak pemerintah daerah bersama manajemen RSUD Aceh Tamiang untuk kembali menyurati BPFK Sumatera Utara agar persoalan izin operasi alat rontgen bisa segera diselesaikan.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *