,

H Firmandez Minta BLHK Teliti Pencemaran Krueng Putoe

LHOKSEUKON – Matinya sejumlah ikan air tawar di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Putoe, Cot Girek, Aceh Utara, telah menjadi sorotan banyak pihak. Malah informasi tercemarnya air sungai tersebut telah disampaikan kepada anggota DPR RI asal Aceh, H Firmandez.

Mendapat informasi dari tokoh masyarakat Aceh Utara itu, H Firmandez meminta Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Bandan Lingkungan Hidup dan Kebersihan (BLHK) untuk melakukan investigasi.

Berdasarkan laporan warga kepadanya, kata H Firmandez, pencemaran terjadi akibat limbah dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS), namun itu masih sebatas dugaan, karenanya, untuk mendapat kebenaran harus diteliti lebih lanjut. “Harus ada tim investigasi untuk mencari tahu penyebab banyak ikan mati di Krueng Putoe, agar ada kejelasan,” jelas H Firmandez.

H Firmandez melanjutkan, pencemaran tersebut itu sangat mengganggu masyarakat sekitar, karena masyarakat masih bergantung hidup pada air dari sungai tersebut, baik untuk mandi, mencuci maupun untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

“Karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat banyak, yakni masyarakat di sekitar DAS Krueng Putoe, maka air sungai harus dipastikan tidak tercemar. Kalau ada masalah seperti sekarang, BLHK harus cepat turun tanggan,” harap H Firmandez.

Apa lagi kata H Firmandez, berdasarkan informasi yang disampaikan tokoh masyarakat Aceh Utara kepadanya, pencemaran Krueng Putoe itu bukanlah kali pertama, tapi sudah tiga kali terjadi dalam satu dasa warsa terakhir.

“Jangan sampai masalah seperti ini terulang lagi nanti, karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat banyak,” pungkas H Firmandez.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *