,

H Firmandez: Mempersulit Pengusaha Sama Saja Bunuh Diri

LANGSA – Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez meminta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan serta kementerian terkait lainnya, untuk tidak mempersulit proses ekspor impor barang di Pelabuhan Kuala Langsa, Kota Langsa.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar Bidang Maritim ini menilai, mempersulit pengusaha sama dengan bunuh diri. Pasalnya, 85 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) yang mereka gunakan adalah penerimaan dari pajak.

“Bila mereka mempersulit pengusaha berarti mereka bunuh diri sendiri, karena hidup mereka 85 persen bergantung dari pengusaha. Jadi, saya sangat mendukung upaya Wali Kota Langsa Usman Abdullah yang akan membawa persoalan ini ke Presiden,” tegas H Firmandez.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini menilai, jika benar apa yang disampaikan para pengusaha di Kota Langsa bahwa proses perdagangan terutama terkait izin ekspor impor di sana sengaja dipersulit, maka hal tersebut sangat kontraproduktif dengan upaya pemerintah untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Seharusnya kementerian terkait mendukung upaya Pemko Langsa untuk menghidupkan perdagangan ekspor impor di Pelabuhan Kuala Langsa, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, terutama terkait pembangunan ekonomi maritim dan konektivitas antar pulau,” lanjut H Firmandez.

Selain itu H Firmandez berharap adanya sinkronisasi antara pelaksanaan program pemerintah pusat di daerah dengan petugas instansi terkait yang ditempatkan di daerah. “Kita berharap tidak ada lagi yang bermain dalam hal ini,” pungkasnya.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *