H Firmandez: Maskapai Asing Harus Disyaratkan Membuka Rute Perintis

0
267

BANDA ACEH – Jika diizinkan beroperasi di Indonesia, maskapai penerbangan asing harus diminta untuk membuka rute domestik dan rute penerbangan perintis, sehingga bisa mendongkrak pertumbuhan pariwisata di setiap daerah.

Hal itu disampaikan anggota Fraksi Golkar DPR RI, H Firmandez, Jumat, 7 Juni 2019 menanggapi wacana pemerintah memasukkan maskapai penerbangan asing ke Indonesia.

“Jadi izinnya jangan hanya untuk rute-rute potensial saja, tapi juga harus masuk ke perintis, sehingga bandara-bandara perintis kita di daerah bisa hidup dan industri pariwisata bisa menggeliat,” ujar politisi Golkar dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 tersebut.

Selain itu kata H Firmandez, masuknya maskapai penerbangan asing juga akan membuat kompetisi bisnis penerbangan di Indonesia menjadi lebih sehat, sehingga persoalan mahalnya harga tiket pesawat seperti yang terjadi selama ini bisa diatasi.

“Kalau sudah masuk pemain asing, secara sendirinya persaingan akan lebih ketat, tentunya layanan dan keselamatan selama penerbangan juga akan lebih baik, dan harga tiket kemungkinan akan lebih murah. Jadi tak perlu alergi dengan maskapai asing,” lanjutnya.

Masih menurut H Firmandez, masuknya maskapai penerbangan asing juga akan memudahkan ummat dalam menjalankan ibadah ke tanah suci, baik itu traveling, umrah maupun ibadah haji. Masuknya maskapai penerbangan asing juga akan berdampak pada dunia bisnis dan investasi di daerah.

Jika rencana pemerintah memasukkan maskapai penerbangan asing ke Indonesia itu terwujud, setiap daerah juga harus siap menyambutnya, baik siap secara infrastruktur dan layanan, juga siap dengan berbagai program yang bisa dikembangkan, terutama di dunia pariwisata.

H Firmandez mengungkapkan, dulu ketika dirinya masih memimpin Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh telah mengupayakan membuka rute penerbangan dari Aceh ke Penang dan sebaliknya, sehingga hingga kini bisa dinikmati masyarakat. Begitu juga dengan rute Aceh-Jeddah, masyarakat yang ingin umrah ke Arab Saudi tidak lagi harus ke luar daerah, langsung terbang dari Banda Aceh.

“Kalau maskapai asing masuk dan disyaratkan harus membuka rute penerbangan perintis, maka geliat bisnis dan pariwisata di daerah akan bertambah, begitu juga dengan penerbangan domestik dan internasional. Ini tentu akan sangat menguntungkan masyarakat selalu konsumen,” pungkas mantan Ketua Umum KADIN Aceh tiga periode tersebut.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here