-2.6 C
Alba Iulia
Friday, December 6, 2019

H Firmandez Kembali Minta Pemerintah Bangun Panti Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Aceh

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BANDA ACEH – Jumlah pecandu narkoba di Aceh semakin hari semakin bertambah. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, ada 73.201 orang pecandu narkoba di Aceh. namun, selama tahun 2017-2018 baru 916 pecandu narkoba yang direhabilitasi.

Karena itu, Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh di DPR RI, kembali meminta pemerintah untuk membangun panti rehabilitasi pecandu narkoba yang representatif di Aceh.

“Ini sudah sejak 2016 lalu saya suarakan, tapi sampai sekarang panti rehabilitasi pecandu narkoba belum juga dibangun di Aceh. Padahal dulu lahannya sudah disediakan di Aceh besar. Makanya, kita minta lagi pemerintah untuk membangunnya, karena Aceh sudah darurat narkoba,” ujar H Firmandez, Minggu, 29 Juli 2018.

Anggota DPR RI dai daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini melanjutkan, jika mengacu pada data jumlah pecandu narkoba di Aceh yang dilansir BNNP Aceh, maka ada sekitar 72.285 orang pecandu narkoba di Aceh yang belum direhabilitasi.

H Firmandez melanjutkan, malah pada pertemuan dengan Pemerintah Aceh dan Kapolda Aceh di Kantor Gubernur Aceh, pada Rabu, 17 Februari 2016 itu, dirinya sudah berulang kali mewanti-wanti tentang itu.

“Malah, waktu itu kita meminta untuk diperjelas siapa yang akan bertanggungjawab nanti terhadap pengelolaan panti rehab itu, apakah Dinas Sosial atau BNNP Aceh. Kini sudah clear pengelolaannya diserahkan ke Dinas Sosial,” lanjut H Firmandez.

Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga DPP Golkar ini menambahkan, dirinya sangat khawatir dengan peredaran narkoba di Aceh, selama ini Aceh bukan hanya dikenal sebagai produsen ganja, tapi juga pasar narkotika jenis sabu-sabu. Malah lebih 50 persen napi di berbagai penjara di Aceh merupakan napi terkait kasus narkoba.

H Firmandez mengaku sangat prihatin dengan maraknya peredaran narkoba di Aceh dan nasional. Ia mengajak semua pihak untuk peduli dan sama-sama memberantas peredaran gelap narkoba dan zat adiktif lainnya.[HK]

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -