Saturday, January 18, 2020

H Firmandez: Jangan Lunturkan Semangat Darussalam

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BANDA ACEH – Dua peristiwa yang baru-baru ini terjadi di Darussalam; larangan pemakaian lapangan tugu dan dilapornya salah seorang dosen ke pihak kepolisian, mendapat banyak sorotan.

Salah satunya dari Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, Papua, dan Keistimewaan Yogjakarta, H Firmandez. Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini berharap para pihak bisa menyelesaikan persolan tersebut secara jernih, karena Darussalam merupakan pusat peradaban dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat Aceh.

“Darussalam itu pusat peradaban, jangan lunturkan semangat Darussalam dengan gesekan-segesak yang sepatutnya itu dapat dihindari. Percakapan di aplikasi WAG, bisa diselesaikan secara interal, bukan langsung dipolisikan,” ujar H Firmandez menanggapi dilapornya seorang dosen Unsyiah ke polisi dan telah ditetapkan sebagai tersangka yang dijerat dengan UU ITE.

Sementara terkait kasus pihak Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) melarang penggunaan lapangan tugu Darussalam untuk kegiatan oreintasi mahasiswa UIN Ar Raniry, juga dinilai sebagai presenden buruk bagi peradaban Aceh. Karena Universitas Syiah Kuala dan Universitas Islam Negeri Ar Raniry merupakan dwi tunggal jantung hati rakyat Aceh.

“Ini telah mencoreng semangat Darussalam, semangat para pendiri Kopelma Darussalam yang membangun kedua kampus tersebut dengan kebersamaan. Hal-hal seperti ini sepatutnya dihindari, kedepankan kebersamaan dan musyawarah dalam mengelola aset warisan masa lalu tersebut,” lanjut H Firmandez.

Anggota Komisi VII DPR RI ini mengajak setiap lemen masyarakat untuk bersatu padu kembali membangun Aceh ke arah yang lebih baik. Terutama para cendikiawan di dua universitas jantong hate rakyat Aceh, Unsyiah dan UIN Ar Raniry.

H Firmandez menambahkan, Unsyiah dan UIN Ar Raniry ini dibangun dengan spirit kebersamaan untuk memajukan Aceh yang saat itu tertinggal akibat perang. Ini sebagai salah satu konsepsi dari ikrar Lamteh, perjanjian perdamaian antara Pemerintah Pusat dengan DI/TII Aceh.

Karena itu semangat membangun Kopelma Darussalam tidak boleh luntur, sebaliknya civitas akademik dan rektorat dua kampus ternama di Aceh itu harus membangkitkan kembali spririt kebersamaan dalam membangun dunia pendidikan di Aceh.

“Lihat kembali prasasti tugu Darussalam itu, di situ tertulis tekad bulat melahirkan kerja nyara, Darusalam menuju pelaksanaan cita-cita. Tidak tertulis Unsyiah menuju pelaksanaan cita-cita, atau IAIN Ar Raniry menuju pelaksanaan cita-cita, tapi Darussalam menuju pelaksanaan cita-cita, yang artinya Unsyiah dan IAIN Ar Raniry itu menyatu di dalamnya sebagai dwi tunggal jantong hate rakyat Aceh,” tambah H Firmandez.

H Firmadez berharap Unsyiah dan IAIN Ar Raniry bersama Pemerintah Aceh dan segenap elemen di Aceh harus mampu mengembalikan marwah Darussalam sebagai pusat peradaban. Aceh harus kembali dibangun dengan tamadun, sebagaimana telah diperlihatkan oleh orang-orang tua Aceh masa dahulu.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...