H Firmandez Bantu Sumur Bor untuk Masyarakat Jambo Ayee dan Langkahan

0
165

LHOKSEUKON – Anggota Komisi VII DPR RI, H Firmandez membantu pembangunan sumur bor untuk masyarakat di Kecamatan Jambo Ayee dan Langkahan Kabupaten Aceh Utara. Sumur bor tersebut untuk mengatasi kelangkaan air bersih bagi masyarakat setempat.

Untuk merealisasi pembangunan sumur bor itu, Sabtu, 30 Maret 2019, H Firmandez membawa tim geologi dari Bandung bekerja sama dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan survey lokasi pembangunan sumur bor tersebut di desa Meunasah Meureubo, Kecamatan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Sumur bor itu dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat beberapa desa di Jambo Ayee dan Langkahan, seperti masyarakat desa Meunasah Meureubo, Seuneubok Doe, Rantau Panyang, Geulumpang Umpueng Unoe, Meunasah Geudong, dan masyarakat beberapa desa sekitarnya.

Kedatangan H Firmandez bersama tim geologi dari Bandung ke desa tersebut turut didampingi oleh Ketua DPRK Aceh Utara, Ismail A Jalil alias Ayahwa yang juga caleg Partai Aceh (PA) Untuk DPRA dan Panglima Muda Wilayah 4, Tgk M Jhony. Sampai di sana, H Firmandez disambut oleh ratusan masyarakat.

Tokoh masyarakat Jambo Ayee, Tgk Rasyid dalam sambutannya mengatakan, sudah ratusan tahun masyarakat di sana kesulitan air bersih, bahkan untuk kebutuhan air mandi, mencuci, wudhu dan MCK dari zaman dulu menggunakan air asin.

“Bahkan air mata pun asin, minum dengan air asin. Kami sangat berterimakasih kepada Pak H Firmandez yang telah membawa tim survey dari Kementerian ESDM untuk membangun sumur bor di sini,” ujarnya.

Sementara itu H Firmandez mengatakan, sangat terharu atas penjelasan Tgk Rasyid tersebut. Ia menjelaskan bahwa terpilihnya kawasan itu untuk pembangunan sumur bor atas kerja sama dengan Ketua DPRK Aceh Utara Tgk Ismail A Jalil alias Ayahwa dan Panglima Muda Wilayah 4 Tgk Muhammad Jhony.

Pada kesempatan yang sama Panglima Muda Wilayah 4, Tgk Muhammad Jhony menjelaskan bahwa H Firmandez bukanlah sosok yang asing bagi masyarakat Aceh Utara, karena telah banyak berbuat untuk pembangunan berbagai infrastruktur, salah satunya adalah pembangunan jembatan gantung penghubung antara kabupaten Aceh Utara dengan Aceh Timur senilai Rp 6 miliar di Gampong Tanjong Dalam, Kecamatan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, serta berbagai program pembangunan infrastruktur lainnya.

Selain itu H Firmandez juga pernah membantu pembangunan sumur bor untuk 10 dayah di Aceh, juga hasil kerja sama Badan Geologi Kementerian ESDM dengan Komisi VII DPR RI. Kesepuluh dayah penerima bantuan sumur bor tersebut tersebar mulai dari Kabupaten Aceh Tamiang hingga ke Kabupaten Aceh Besar.

Untuk Aceh Utara sumur bor bantuan itu disalurkan ke Dayah Baitul Huda, Gampong Rawa Itek, Kecamatan Jambo Aye, dan Dayah Madinatud Diniyah Darul Huda di Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara.

Di Aceh Tamiang bantuan sumur bor itu diterima oleh Dayah Raudatul Ulum Diniyah Islamiyah, Tanjung Neraca, Kecamatan Manyak Payed, dan Dayah Sabilul Ulum Diniyah Islamiyah di Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed.

Sementara untuk Kota Langsa bantuan diberikan kepada Dayah Bustanul Ulum/Madrasah Ulumul Qura’n (MUQ) Alur Pinang. Untuk Aceh Timur bantuan sumur bor itu diberikan kepada Dayah Bustanul Huda, Abu Paya Pasi di Gampong Alue Cek Doi. Kemudian Sisanya empat sumur bor lagi diserahkan ke dua dayah di Pidie Jaya dan dua dayah di Aceh Besar.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here