,

H Firmandez Apresiasi Pengembalian Status Hutan Lindung Kemuning

BANDA ACEH – Koordniator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, H Firmandez, mengapresiasi keputusan Dewan Sumber Daya Air (SDA) Aceh, yang merekomendasi pengembalian

status hutan lindung Kemuning di Kecamatan Langsa Lama, yang selama ini telah beralih fungsi sebagai lahan perkebunan pihak ketiga.

Menurut H Firmandez, hutan lindung sebagai pelindung sistem penyangga kehidupan, sangat dibutuhkan untuk mengatur pengairan, mencegah banjir, mengendalikan erosi, serta memelihara keseuburan tanah.

“Karena itu patut kita apresiasi, keberadaan hutan lindung itu sangat berguna untuk melestarikan lingkungan hidup dan sumber daya alam di dalamnya. Pengembalian staus tersebut merupakan sesuatu yang sangat baik, serta harus didukung oleh semua pihak,” ujar H Firmandez.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini melanjutkan, keberadaan hutan lindung Kemuning juga sangat bermanfaat untuk penyelamatan dan peningkatan penyediaan air baku atau sumber air untuk air bersih. Karena, tingkat kebutuhan air bersih bagi kehidupan saat ini sangat tinggi.

“Air bersih merupakan persoalan masa depan. Bila hari ini kita tidak melakukan pengelolaan sumber daya air dengan baik, maka akan jadi bom waktu di masa yang akan datang. Akan terjadi krisis air bersih. Makanya, status hutan lindung Kemuning ini kita harapkan bisa menjadi penyangga sumber air bersih,” harapnya.

H Firmandez berharap, untuk pengelolaan sumber daya tersebut, Pemerintah Kota Langsa dengan instansi terkait harus terus bersinergi untuk menjaga potensi hutan lindung Kemuning tersebut.

Sebelumnya, sebagian kawasan hutan lindung Kemuning telah dikonversi dengan tanaman kelapa sawit, pisang, cokelat dan lain-lain. Sehingga, berdampak langsung kepada masyarakat yakni semakin menipisnya debit air yang menyebabkan sumber air PDAM Tirta Keumuning, sering macet dan keruh.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *