,

Guru di Aceh Timur Menumpuk di Daerah Perkotaan

IDI – Penyebaran guru di Kabupaten Aceh Timur belum merata. Sebagian besar guru mengajar di daerah-daerah strategis, dekat dengan kota dan mudah dijangkau. Akibatnya, daerah terpencil jadi kekurangan guru.

Tak abai pada kenyataan tersebut, Bupati Aceh Timur, H Hasballah HM Thaib meminta Dinas Pendidikan setempat untuk melakukan pemerataan. Hal itu disampaikan bupati yang sering disapa Rocky itu saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMK Negeri 1 Indra Makmur, Senin, 16 Mei 2016.

“SD, SMP dan SMA di daerah terpencil selama ini kekurangan guru dan faktanya guru menumpuk di sekolah-sekolah di pinggir jalan. Untuk itu, mulai sekarang ratakan guru hingga ke daerah-daerah terpencil, sehingga pendidikan akan maju secara menyeluruh,” kata Rocky.

Menurut dia, penempatan guru dalam beberapa tahun terakhir diakui telah dilakukan, tetapi dalam beberapa kali tinjauannya ke daerah terpencil seperti ke SDN Sarah Gala, SDN Sijuek, SDN Blang Seunong dan beberapa SD lain di Simpang Jernih, belum merata. “Guru perlu diratakan ke daerah terpencil, karena di sanalah butuh guru,” tambah Rocky.

Ia juga meminta, kepala sekolah dan guru yang ditempatkan ke daerah terpencil seperti Simpang Jernih, Serbajadi dan Peunaron dan Indra Makmur serta Blang Seunong (Pante Bidari) tidak cengeng, karena pengabdian terhadap bangsa dan negara tidak memandang tempat dan waktu.

Menurut dia, pembangunan SMKN 1 Indra Makmur merupakan bukti kesadaran dari masyarakat yang bersatu untuk berkomitmen terhadap pentingnya sarana pendidikan bagi kepentingan bersama. “Kami sangat mengapresiasi dukungan masyarakat terutama dari Keuchik Desa Blang Baro, Muhammad Jamin yang telah menghibahkan tanahnya untuk areal pembangunan gedung SMKN 1 Indra Makmur, semoga menjadi contoh untuk aparatur desa lainnya di Aceh Timur,” puji Rocky.

Dia menambahkan, kehadiran SMKN 1 Indra Makmur sendiri merupakan salah satu program Pemkab Aceh Timur untuk meningkatkan mutu pendidikan, sehingga mutu pendidikan Aceh Timur lebih baik lagi ke depan. “Guru dan kepala sekolah agar terus meningkat disiplin dalam bekerja, sehingga tugasnya tidak terabaikan, seperti datang dan pulang tepat waktunya,” katanya.

Peletakan batu pertama pembangunan SMKN 1 Indra Makmur turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Abdul Munir, Sekretaris Dindik H. Jalaludin, Kabid Dikmen Saiful Basri, Kabid Dikdas Agussalim, dan ratusan kepala SD, SMP dan SMA/SMK se-Aceh Timur, serta unsur muspika Indra Makmur dan unsur PA/KPA.[IS]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *