GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

0
83

BLANGKEJEREN – Tim Blutax’s Jimny off Road 4×4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan Lesten Kabupaten Gayo Lues tembus ke Pulo Tiga, Kabupaten Aceh Tamiang.

Tim Blutax’s yang terdiri dari 20 orang dengan 9 unit mobil jimmy dan escodo Sementara tim GTA berjumlah sekira 22 orang rider dan 22 unit motor trail. Tim blutaxs yang diketua oleh Kadis PU Gayo Lues Mansuruddin didamping kadis BPBD Suhaidi dan Kadisos Sukri serta Anggota DPRK Ibrahi berangkat dari Lesten sekira pukul 09.00 WIB Sabtu pagi, 7 September 2019.

Sementara tim GTA yang di Ketua Wakapolres Gayo Lues Kompol Andriano didampingi Camat Pining Sauful dan kabag Humas Polres Aiptu AP Dalimunthe berangkat sekira pukul 10.00 Wib dari desa Lesten.

Kedua tim ini menerobos jalan Lesten- Pulo Tiga yang berjarak sekira 27 km dari desa Lesten, tim Blutax’s menyebrangi sungai Lesten dengan bentangan 100 meter. Tim ini sebagai pembuka jalan menerobos semak belukar yang sudah tumbuh dan memenuhi badan jalan dengan ketinggai 2 hingga 3 meter, namun sayang, tim blutaxs hanya berhasil sampai di Pintu Angin dan kembali lagi ke desa Lesten. Tim blutax’s tidak bisa melanjutkan perjalanan karena terhambat badan jalan yang amblas sepanjang 12 meter dan dalam 5 meter.

Sementara tim GTA meneruskan perjalanan dengan cara sangat ektsrem, tim ini harus berkerja ekstra menyebarangkan unit dengan tali tambang dengan kedalaman 7 meter pada setiap titik longsor yang mereka hadapi, pada perjalanan tersebut tim menjumpai sedikinya 4 titik longsor, bahkan mereka juga harus berhadapan dengan dua sungai tampa jembatan. GTA harus menginap di di pegunungan Keramik dan melanjutkan kembali pada minggu pagi, sekira pukukl 11.00 -12 .00 wib, tim berhasil sampai di Pulo Tiga Tamiang.

Ketua tim Blutax Mansurudin mengatakan, tujuan dari off road Lesten –Pulo Tiga yang sangat ekstrem ini untuk melihat dan menjajal secara langsung kondisi jalan Lesten – Pulo tiga Tamiang, guna mendukung percepatan pembanguan ruas penghubung antar kabupaten di wilayah tengah Aceh.

Dari hasil penjelajahannya bersama 9 unit motor off road, Mansur menyebutkan masih banyak titik pada jalan tersebut yang harus dibenahi, dan tanjakan yang harus dipotong, salah satunya tanjakan Berkeng sekira 5 km dari desa Lesten, tanjakan yang cukup estrem.

“Ada beberapa titik jalan yang sudah mengalami kerusakan akibat tertimbun Longsor, kita akan berupaya memperbaiki jalan agar akses jalan ini bsia dimamfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat Gayo Lues dan Tamiang,” katanya.

Anggota DPRK Gayo Lues Ibrahim yang ikut dalam rombongan meminta kepada Bupati Gayo Lues dan Bupati Tamiang agar dapat bersinergi memperbaikai jalan yang mulai ditumbuhi semak belukar, dan banyak yang sudah amblas akibat longsor. Menurutnya jalan Lesten-Pulo Tiga akan dapat mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat didua kabupaten serumpun tersebut.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here