Saturday, January 18, 2020

Generasi Muda Aceh Harus Melek Fintech

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

BANDA ACEH – Menyongsong revolusi industri digital 4.0, generasi muda Aceh harus memahami financial techologi (fintech). Dunia kerja masa depan sangat bergantung pada teknologi informasi dan digitalisasi.

Hal itu disampaikan anggota Komisi VII DPR RI asal daerah pemilihan (dapil) Aceh 2, H Firmandez, Senin, 5 Agustus 2019. Menurutnya, perkembangan teknologi masa kini telah memberi kumadahan melalukan transaski secara digital, karena pemahaman tentang fintech dan revolusi industry 4.0 sangat penting diberikan kepada generasi muda Aceh, agar mereka tidak gagap teknologi.

“Model bisnis sekarang telah berubah dari konvensional ke moderat, yang awalnya untuk melakukan transaksi keuangan harus ke bank, sekarang cukup dengan aplikasi di telepon selular, dan bisa selesai dalam hitugan detik tanpa antrian,” ujar H Firmandez.

H Firmandez yang juga Wakil Ketua Umum Asosiasi Perdagangan Barang, Distributor, Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO) ini menambahkan, fintech muncul seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat, yang membuat transaksi jual beli dan system pembayaran menjadi lebih efesien dan ekonomis, namun tetap efektif.

Karena itu, H Firmandez mengajak generasi muda Aceh untuk mengenali ekonomi dan keuangan digital. “Generasi muda Aceh harus melek teknologi, agar tidak gamang dalam menyongsong revolusi industry 4.0 yang sedang berkembang yang merupakan integrasi antara dunia internet atau online dengan dunia usaha,” tambah H Firmandez.

Selain itu mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh ini, dunia kerja pada masa depan juga sangat dipengaruhi oleh fintech, karena itu sebelum memasuki dunia kerja, genarasi muda Aceh harus benar-benar siap dengan perubahan tersebut.

“Sekarang dunia industri sudah menggunakan infrastruktur internet of think, yang tidak siap dengan perubahan maka akan tertinggal. Sebaliknya, yang mampu mengikutinya maka kesempatan kerja akan lebih terbuka, karena implementasi industry 4.0 membutuhkan ketrampilan khusus sesuai perkambangan teknologi informasi,” pungkas H Firmandez.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...