,

Geledah Rutan, Polisi Temukan Amunisi dan Plastik Sabu

TAPAKTUAN – Pasca kejadian kasus kaburnya tujuh orang nara pidana (Napi), aparat kepolisian dari Polres Tapaktuan menggeledah seluruh sel di Rumat Tahanan Negara (Rutan) Tapaktuan. Polisi menemukan satu butir peluru (amunisi) senjata api dan plastik bekas kemasan sabu-sabu.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK didampingi Wakapolres Kompol Sabri di Tapaktuan, Sabtu, 13 Agustus 2016 membenarkan perihal penemuan satu butir amunisi aktif yang diperkirakan amunisi senjata laras panjang berkaliber 6 mm serta bungkus plastik ukuran kecil yang diduga bekas tempat sabu-sabu.

Dalam penggeledahan dilakukan oleh puluhan petugas kepolisian dari Polres Aceh Selatan dan beberapa anggota BNNK itu juga ditemukan beberapa sarung hand phone (HP) yang diduga milik tahanan.

Kabag Ops Polres Aceh Selatan, AKP Masril yang memimpin langsung penggeledahan tersebut saat ditanyai wartawan di lokasi hanya mengatakan bahwa upaya penggeledahan tersebut dilakukan untuk memastikan apakah ada barang-barang tertentu yang tidak boleh dimasukkan oleh tahanan.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Tapaktuan, Irman Jaya menyatakan upaya penggeledahan seluruh kamar sel dilakukan sebagai bagian dari langkah pengembangan kasus kaburnya tujuh orang napi pada Sabtu dini hari. “Langkah ini sekaligus untuk penertiban para tahanan,” jelasnya.[Hendri Z]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *