,

Gayo Lues Akan Hapus Biaya Angkut Raskin

BLANGKEJEREN – Untuk menghindari terjadinya pungutan liar (Pungli) pada penyaluran beras untuk masyarakat miskin (Raskin), Pemerintah Kabupaten Gayo Lues akan menyusun regulasi membebaskan biaya tersebut.

“Regulasinya sedang kami siapkan secara matang, agar niat membantu masyarakat miskin ini tidak menimbulkan masalah hukum kemudian hari, karena ini menyangkut dengan keuangan daerah,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Gayo Lues, H Thalib, Kamis, 14 Januari 2016.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues juga sudah melakukan evaluasi penerima Raskin. Thalib mengatakan, pihaknya kini sedang menunggu hasil dari Pemerintah Pusat terkait jumlah warga Gayo Lues yang layak menerima Raskin. “Data yang dulu tidak dipakai lagi, setelah data baru dari pusat keluar baru bisa dipastikan jumlah penerima yang baru,” lanjut Thalib.

Thalib menjelaskan, sistem pembagian Raskin gratis juga berbeda dengan tahun sebelumnya, seperti menghapus kebijakan kepala desa yang membagi rata beras raskin antara yang kaya dengan yang miskin, dan dilarang keras meminta pugutan dari penerima sepeserpun.

“Sedangkan untuk biaya angkutan ke masing-masing desa dan beban harga beras yang harus dikeluarkan akan ditanggung Pemkab Gayo Lues bersamaan dengan honor pembaginya,” pungkas Thalib.[Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *