Gayo Lues 25 Kali Dilanda Bencana, Warga Dihimbau Waspada

0
109

BLANGKEJEREN – Sepanjang tahun 2018 Kabupaten Gayo Lues 22 kali dilanda, sampai 17 Januari 2019 negeri seribu bukit itu sudah 3 kali dilanda musibah. Masyarakat dihimbau untuk waspada.

Himbuan itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues, Suhaidi, Jumat, 18 Januari 2019. Ia merincikan, pada tahun 2018, bencana banjir bandang terjadi sebanyak 18 kali, yaitu di Kecamatan Putri Betung dan Kecamatan Tripe Jaya, sedangkan bencana tanah longsor terjadi sebanyak 4 kali, titik terparah di Kecamatan Putri Betung, Terangun, Tripe Jaya dan Badak Uken.

Sementara bencana alam yang terjadi diawal tahun 2019 ini, Suhaidi mencatat ada tiga kejadian parah, yaitu kejadian bencana alam longsor sebanyak dua kali di Kecamatan Putri Betung, dan bencana banjir bandang di kecamatan yang sama.

“Kerugian yang dialami warga akibat musibah ini mencapai Rp 1 miliar, bahka lebih jika ditotalkan semua. Kami menghimbau agar masyarakat menghindari membangun rumah di tempat yang rawan bencana, seperti menghindari membangun rumah di pinggir sungai, serta tidak membangun di tanah yang labil yang berkemungkinan longsor,” himbaunya.

Ia mencontohkan seperti pembangunan SMP Kendawi yang dibangun di pingir sungai, yang kemudian diterjang banjir setelah hujan deras. Disisi lain, bencana alam yang terjadi kata Kepala BPBD tidak terlepas dari kerusakan alam, baik itu ilegal loging maupun perusakan hutan akibat banyak pembukaan lahan perkebunan dan menebang kayu di tanah mereng.

“Berdasarkan catatan BMKG, hujan deras masih akan turun hingga akhir bulan Februari 2019 ini, jadi kami dari BPBD menghimbau agar masyarakat selalu waspada, hindari jalan malam supaya tidak terjebak longsor dijalan,” harapnya.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here