,

Gara-gara Material di Jalan, Polisi Tampar Operator Grader

TEROPONGACEH.COM | BLANGKEJEREN – Hari, operator grader PT Pelita Nusa ditampar oleh Indra, polisi berpangkat Aipda. Penyebabnya, hanya gara-gara mobil dum truk milik Aipda Indra tidak bisa melewati jalan yang sedang dibersihkan dengan grader oleh Hari untuk pengaspalan di desa Gunyak, Blangkejeren.

Akibat perbuatan tak terpujinya itu, Aipda Hari diamankan Provos Gayo Lues. Namun masalahanya kemudian puluhan sopir dum truck berunjuk rasa ke PT Pelita Nusa. Mereka berharap Hari mencabut laporannya ke polisi dan menyelesaikan persoalan tersebut secara damai. Bupati Gayo Lues, H Ibnu Hasyim pun turun tangan.

Muntasir dan Askhari perwakilan pimpinan PT Pelita Nusa, Kamis, 1 September 2016 mengatakan, kejadian itu bermula saat Hari yang merupakan petugas operator Grader PT Pelita Nusa Perkasa bekerja di sekitar lapangan terbang Agusen membersihkan jalan guna melakukan pengaspalan, namun salah satu mobil dam truk milik Aipda Indra yang sedang membawa pasir tidak bisa lewat karena ada timbunan material.

“Mobilnya itu hendak mengantar pasir untuk pembangunan jembatan Lapter Agusen, kemudian sopirnya menelepon pemiliknya, setelah datang ke lokasi, akhirnya anggota polisi itu emosi dan menamparan wajah operator kami. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (31/8) kemarin sekitar pukul 12:00 WIB,” jelasnya.

Setelah ditampar, oprator tersebut langsung pulang dan membuat pengaduan ke polisi. Aipda Indra pun ditangkap Provos dari Polres Gayo Lues. Setelah itu sekitar 30 sopir dum truck mendatangai PT Pelita Nusa.

“Kami langsung menghubunggi pihak kepolisiam meminta perlindungan, kami khawatir terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, kami juga sudah lapor kepada atasan, jika nanti korban mau berdamai setelah disarankan pimpinan kami, kami akan berdamai, namun jika korban tidak mau, kami tidak bisa berbuat apa-apa,” jelasnya.

Sementara Kardi dan Utih perwakilan sopir dam truk mengatakan pihaknya mendatangi PT Pelita Nusa untuk berdamai sehingga salah satu pemilik mobil yang menampar operator PT Pelita Nusa bisa diselesaikan tanpa melalui proses hukum.

Bupati Gayo Lues, H Ibnu Hasyim mengatakan mengatakan akan menjembatani dan menyelesaikan permasalahan tersebut, Pemda akan ikut ambil bagian mendamaikan kedua belah pihak sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Sudah selesai permasalahanya, akan kita damaikan saja mereka, dan sekalian dibuat organisasi perkumpulan dum truk di Gayo Lues, supaya saat ada permasalahan bisa diselesaikan secara organisasi,” ujar Bupati.

Wakapolres Gayo Lues Kompol Suprapto yang didampingi Kapolsek Blangkejeren Iptu Suwandi dihadapan pemilik mobil mengatakan permasalahan itu akan diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi ia menegaskan setiap polisi yang membuat masalah akan ditindak tegas.

“Ini perintah Pak Kapolres langsung, kalau ada anggota kami yang berbuat masalah akan dihukum sesuai aturan yang berlaku di kepolisian. Mohon masyarakat jagan ikut campur, ini interen,” tegansya. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *