,

Gara-gara Cemburu, Seh Saman Bunuh Istri di Kebun Serai

BLANGKEJEREN – Hanya gara-gara cek-cok di gubuk kebun serai wangi, Seh Saman (40) warga Desa Sanggir, Dabun Gelang, Gayo Lues, tega membunuh istrinya sendiri, Hamidar (40). Ia mengaku mendapat bisikan gaib untuk melakukan pembunuhan. Setelah membunuh, ia malah tidur di gubuk bersama mayat istrinya itu.

Kapolres Gayo Lues AKBP Bhakti E Nurmansyah, Kamis, 3 Maret 2016 di Polsek Blangkejeren mengatakan, Seh Saman sebelum melakukan pembunuhan juga menuduh istrinya selingkuh dengan seorang pria bernama Ramli warga Putri Betung. Tak terima atas tuduhan tersebut, istrinya membantah hingga terlibat cek-cok.

“Istrinya tak terima dituduh selingkuh, hingga mereka terlibat cek-cok, tersangka mengakui membunuh istrinya setelah ada bisikan gaib dalam mimpinya. Setelah membunuh istrinya, ia tidur dengan mayat dalam gubuk tempat kejadian perkara, paginya baru ia menyerahkan diri ke kepala desa Sangir, kepala desa kemudian melaporkannya kepada kami. Pelaku tidak melawan saat ditangkap,” ungkap Bhakti.

Kepada polisi Seh Saman mengaku membunuh istrinya dengan cara memukul dan menikam di sekujur tubuh korban karena cemburu. Kecemburuan itu muncul akibat bermimpi istrinya selingkuh dengan orang lain.

“Di sekujur tubuh korban terdapat beberapa bekas tikaman pisau belati yang setiap hari di bawa tersangka ke kebun, dan sekarang sudah kita amankan pisau beserta tersangka di Polsek Blangkejeren,” ujarnya.

Menurut pengakuan tersangka, dirinya bersama korban memiliki tiga orang anak, semuanya tinggal di Kotacane karena sebelumnya Seh Saman pernah membacok anaknya juga, tapi berhasil diselamatkan.

Kapolsek Blangkejeren Iptu Soelaiman yang langsung menjemput mayat korban mengatakan, tersangka yang tinggal di desa Sangir memiliki kebun di Badak Uken, perjalanan terjal harus dilalui aparat kepolisian karena harus berjalan kaki selama dua jam dari jalan yang bisa dilalui kendaraan. “Kami membawa mayat korban dengan cara dipikul selama dua jam, setelah tiba di jalan besar, langsung kami bawa ke RSUD untuk dilakukan outopsi,” katanya. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *