,

Forum Keuchik Minta Polisi Arif Soal Tersangka Kebakaran Sumur Minyak

IDI – Ketua Forum Keuchik se-Kabupaten Aceh Timur meminta pihak kepolisian untuk bersikap arif dan tidak gegabah dalam menetapkan tersangka kasus kebalaran sumur minyak tradisional di Ranto Peureulak beberapa waktu lalu.

Ketua Forum Keuchik Aceh Timur, Mauzir menjelaskan, penetapan Keuchik Pasir Putih sebagai tersangka karena telah mengeluarkan Surat Keterangan (SK) kepada penambang minyak tradisional dengan mengutip biaya sebesar Rp 5000/ drum untuk PAD desa, disinyalir kurang tepat.

“Seharus pihak Kepolisian dalam menetapkan tersangka harus jeli, karena setiap keuchik mengeluarkan SK dan mengutip dana untuk Pendapatan Anggaran Desa (PAD) itu berdasarkan hasil musyawarah desa,” kata Mauzir, Senin, 30 April 2018.

Kata Mauzir, dalam hal ini pengeluaran SK terhadap kutipan dana dari penambang tradisional di daerah itu, bukan kewenangan kepala desa saja, tetapi seorang keuchik selaku pimpinan Pemerintah di tingkat desa, mengeluarkan SK tersebut sesuai dengan persetujuan masyarakat desa. “Jadi jika ditetapkan keuchik dan ketua Pemuda sebagai tersangka dalam peristiwa ini, menurut saya ada kejanggalan,” kata Mauzir.

Forum Keuchik Aceh Timur akan melakukan advokasi kepada rekan seprofesinya itu.”Dalam waktu dekat ini, kita akan melakukan advokasi kepada Keuchik Pasir Putih yang kini telah di tetapkan sebagai tersangka oleh Pihak Kepolisian Polres Aceh Timur,” demikian kata Mauzir.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Ranto Peureulak, Muslem A Gani, mengatakan, penegak hukum, seharusnya jangan gegabah dalam menetapkan tersangka di balik perstiwa terbakarnya sumur minyak tradisional tersebut, tetapi pihak penegak hukum dan pemerintah harus mengutamakan kepedulian kepada korban yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Aceh.

“Jangan kita menambah duka di atas duka, karena salah satu tersangka yang ditetapkan oleh pihak Kepolisian adalah korban yang telah meninggal dunia, secara etika keluarga korban belum lagi pulih dari duka, namun ditambah lagi dengan duka penetapan korban yang telah meninggal sebagai tersangka. Seharusnya kepedulian terhadap korban lebih diutamankan, dari pada penetapan tersangka di balik terbakarnya sumur minyak tradisional itu,” harap Muslim A. Gani.[II]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *