,

Firmandez dan Menteri Pertanian Korea Selatan Bicara Regulasi Halal

SEOUL – Anggota DPR RI asal Aceh, H Firmandez bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin dan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia, Sabtu, 10 April 2016 menggelar pertemuan dengan Menteri Pertanian Korea Selatan, Yang Lee Dong Phil di Seoul.

Firmandez yang juga Ketua Joint Business Council (JBC) Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMTGT) menjelaskan, setiap produk yang beredar di Indonesia wajib memiliki sertifikat halal, begitu juga dengan produk dari luar negeri.

Politisi Golkar tersebut menjelaskan, DPR RI dan pemerintah Indonesia telah menerbitkan regulasi berupa Undang-undang Nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal. Dimana setiap barang yang beredar dan diperdagangkan di Indonesia wajib memiliki sertifikat halal.

“Maka demikian setiap produk-produk Korea Selatan yang diperdagangkan di Indonesia wajib memiliki sertifikat halal. Sertifikat itu dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia,” jelas Firmandez.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) K H Ma’ruf Amin kemudian menjelaskan tentang lembaga MUI dan kewenangannya yang diberikan pemerintah untuk menerbitkan sertifikat halal.

Sementara Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparingga menjelaskan, apabila produk yang diperdagangkan di Indonesia tidak memiliki sertifikat halal, maka akan dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam UU No 33/2014.

Menanggapi hal itu, Menteri Pertanian Korea Selatan, Yang Lee Dong Phil yang didampingi oleh beberapa deputinya, menyambut baik tentang hal tersebut dan akan didiskusikan secara terus menerus dengan seluruh stakeholders termasuk dengan KBRI si Seoul.[Isn]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *