,

Enam Peminum Tuak Dicambuk 40 Kali

BLANGKEJEREN – Enam dari tujuh orang yang diputus bersalah oleh Mahkamah Syari’ah Gayo Lues menjalani eksekusi cambuk di depan Masjid Raya Blangkejeren, Kamis, 6 September 2018. Masing-masing terpidana dihukum 40 kali cambukan di depan umum karena terbukti meminum tuak.

Keenam orang yang dicambuk itu adalah Er (36) warga desa Penampaan, AG (43) warga desa Penampaan, Feb (21) warga Kota Blangkejeren, MAK (53) warga desa Durin, MA (19) warga desa Penampaan, dan IS (48) warga desa Sanggir. Sementara yang tidak hadir saat dicambuk adalah KAR (57) warga Penggalangan, ia terancam dipejanra jika saat hukuman cambuk ke depanya tidak mau dieksekusi.

Kepala Dinas Syariat Islam Gayo Lues, Husin mengatakan, hukuman cambuk yang digelar itu sesuai denan qanun Aceh, dan target terpidana yang dihukum cambuk tahun ini mencapai 40 orang.

“Kami berharap kedepanya agar jangan ada target seperti sekarang ini, sehingga banyak atau tidaknya pelaku yang melanggar bisa dieksekusi cambuk, dan caranya hanya dengan memasukan anggaran ke penggelola keuangan,” katanya.

Dengan adanya hukuman cambuk tersebut, Kadis Syariat Islam mengatakan hukuman itu bukan saja untuk pelaku yang meminum tuak, tetapi untuk seluruh warga agar tidak melanggar qanun jinayat.

Kasi Intel Kajari Gayo Lues, Dedi Syahputra yang mewakili Kajari mengatakan, hukuman cambuk ini supaya ada efek jera kepada pelaku, serta kepada seluruh warga, sehingga ke depanya pelaku pelangaran qanun jinayat bisa menurun.

Asisten I Sekda Kab Gayo Lues, Hardansyah mengatakan, saat ini masih banyak orang yang melakukan judi, baik di kota maupun di desa, dan dengan adanya hukuman cambuk itu, Hardansyah berharap agar tidak ada lagi yang melakukan pelanggaran.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *