,

Empat Penyakit Menular Menonjol di Aceh Selatan

TAPAKTUAN – Untuk mengatasi penyebaran penyakit menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Selatan melakukan optimalisasi pencegahan. Beberapa tahun terakhir ada empat penyakit menular yang menonjol di daerah tingkat dua tersebut.

Kasie Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinkes Aceh Selatan, Surya Dharma, Rabu, 13 April 2016 mengungkapkan, Keempat penyakit tersebut adalah difteri yakni penyakit yang menyerang selaput lendir pada hidung serta tenggorokan dan terkadang dapat mempengaruhi kulit akibat serangan bakteri yang bersumber dari corynebacterium diphtheriae, Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria dan Chikungunya.

“Untuk mencegah penyakit itu terulang kembali, maka pada tahun 2016 ini kita akan melakukan upaya pencegahan dan pengendalian secara maksimal, kita menargetkan tahun 2016 ini tidak ada lagi masyarakat Aceh Selatan yang terjangkit penyakit mematikan itu,” katanya.

Menurutnya, temuan kasus penyakit tersebut di Aceh Selatan sudah tergolong Kasus Luar Biasa (KLB), sebab meskipun hanya terjangkit terhadap beberapa orang, tapi berpotensi menular kepada orang lain.

Surya Dharma melanjutkan, terjangkit penyakit tersebut rata-rata disebabkan karena tidak adanya kebersihan lingkungan, terutama perkarangan rumah penduduk. Lingkungan yang kotor sangat mudah terjadinya perkembangbiakan bakteri penyakit.

“Khusus terhadap penyakit DBD yang marak terjadi belakangan ini, hasil amatan kami bersumber akibat dibawa oleh oknum mahasiswa tertentu dari Banda Aceh yang pulang ke Aceh Selatan,” ungkap Surya.

Dinas Kesehatan Aceh Selatan terus melakukan berbagai upaya agar wabah penyakit tersebut tidak terjangkit lagi ditengah-tengah masyarakat setempat. Upaya yang akan dilakukan, kata Surya, diantaranya selain akan menggiatkan langkah promosi kesehatan kepada masyarakat juga berencana akan mengangkat kader kesehatan di desa-desa.

“Dengan adanya kader kesehatan di desa-desa, maka nantinya jika ada temuan kasus terjangkit penyakit menular terhadap masyarakat tertentu di desanya, maka mereka bisa dengan cepat melaporkannya kepada pihak Dinas Kesehatan, sehingga pihak Dinkes bisa dengan cepat menurunkan petugasnya ke lapangan untuk melakukan penyelidikan perjalanan penyakit dimaksud,” jelas Surya.[HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *