,

Empat Pelaku Mesum Dicambuk di Gayo Lues

BLANGKEJEREN – Dua pasangan mesum yang ditangkap Satpol PP dan pihak Kepolisian Kabupaten Gayo Lues 24 hari yang lalu, Kamis, 2 Juni 2016 menjalani hukuman cambuk di depan Masjid Raya Blangkejeren.

Keempat pelaku khalwat yang dicambuk itu adalah Ifan Gulo (38) warga Nias dan pasangan mesumnya Asmawati (47) warga desa Kong, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues. Keduanya ditangkap Satpol PP di Desa Durin saat berduaan di dalam rumah kosong. Keduanyapun mengakui telah melakukan hubungan suami istri meskipun belum menikah.

“Pasangan ini dinyatakan bersalah dan harus menerima hukuman cambuk sebanyak delapan kali di depan umum,” kata pihak Kejaksaan Negeri Blangkejeren yang membacakan dakwaan di depan Masjid Raya Blangkejeren.

Sedangkan pasangan satunya yaitu Ramadhansyah (21) warga desa Pemotongan, Kabupaten Aceh Tenggara, yang berpasangan dengan Siti Aminah (18) warga desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.

Pasangan ini ditangkap Satpol PP di daerah Bukit Cinta dan mengaku telah melakukan khalwat atau mesum. Pasangan Ramadhansyah dan Siti Aminah dijatuhi hukuman cambuk sebanyak sembilan kali di depan umum.

KTU Satpol PP Gayo Lues Sapta SH di lokasi pencambukan mengatakan, hukuman cambuk kali ini merupakan yang keenam kali dilakukan dengan jumlah orang yang sudah dihukum cambuk mencapai lebih 20 orang, sejak 1 Januari hingga akhir Mei 2016.

“Kita berharap agar ke depan tidak ada lagi warga yang dihukum cambuk, lebih baik menghindari perbuatan-perbuatan yang melanggar akidah dari pada harus menerima hukuman cambuk,” katanya.

Ia menilai, lemahnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak menjadi pemicu meningkatnya kasus mesum, sehingga jumlah pelaku khalwat yang dicambuk setiap tahun terus meningkat.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *