0 C
Alba Iulia
Wednesday, December 11, 2019

Empat Daerah Aceh Perjuangkan Masuk Kawasan Pariwisata Strategis Nasional

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...

BLANGKEJEREN – Empat daerah tingkat dua di Aceh; Kabuapaten Gayo Lues, Aceh Tenggara dan Aceh Tengah dan Bener Meriah, memperjuangkan destinasi wisata di tiga daerah dataran tinggi tersebut masuk Kawasan Staregis Pariwisata Nasional (KSPN) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional.

Wacana itu dibahas Pemkab Gayo Lues, Aceh Tengah, Aceh Tenggara dan Bener Meriah dalam rapat persiapan pembukaan Gayo Alas Internasional Festival (GAMIFest) 2019 di Blangkejeren.

Kabag Humas Pemkab Gayo Lues, Buniyamin, Kamis, 18 Juli 2019 mengatakan, usulan persyaratan harus masuk tanggal 8 Agustus 2019 dalam rapat tingkat Regional di Medan. Dengan harapan, usulan tersebut masuk dalam RPJM tahun ini.

“Dalam rapat tersebut disetujui pembentukan sekretariat bersama yang berpusat di Banda Aceh dan perwakilan di Jakarta, dengan tujuan mempermudah usulan tersebut di tingkat pusat (nasional),” katanya.

Dana untuk oprasional Sekretariat bersama Kawasan Staregis Pariwisata Nasional ini, keempat Kabupaten dataran Tinggi Gayo sepakat menganggarkan Rp 50 juta dari masing-masing Kabupaten tahun 2019 ini, sehingga apa yang diwacanakan bisa berjalan sebagaimana mestinya.

“Keempat kabupaten di dataran tinggi Gayo dan Alas ini sangat setrategis dijadikan sebagai kawasan Startegis Pariwisata Nasional, selain didukung oleh keadaan lingkungan dan hutan Leuser, adat dan budayanya juga menjadi daya tarik bagi wisatawan nantinya,” jelasnya.

Pembukaan GAMIFest dan Indonesiana di Kabupaten Gayo Lues tahun 2019 ini akan dijadikan sebagai pintu masuk dan penunjang agar wisatawan masuk keempat daerah tersebut menyaksikan pegelaran seni, adat dan budaya, acara itu akan diselenggarakan tanggal 19 Agustus 2019 sekaligus dengan pembukaan Indonesiana.[Win Porang]

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -