Emak-Emak Tanah Luas Gelorakan Gerakan Pilih H Firmandez

0
160

LHOKSUKON – Ratusan kaum ibu (emak-emak) di Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara menggelorakan gerakan memilih H Firmandez untuk DPR RI. Sebagaimana diketahui, anggota DPR RI asal Aceh periode 2014-2019 H Firmandez, kembali mencalonkan diri menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPR RI periode 2019-2024 nomor urut 4 dari Partai Golkar di daerah pemilihan (dapil) Aceh 2.

Kehadiran H Firmandez ke Tanah Luas, Minggu, 7 April 2019 disambut oleh ratusan ibu-ibu dari tim pemenangan. Dalam silaturrahmi dan pertemuan langsung masyarakat dengan H Firmandez tersebut, kaum emak-emak menggaungkan yel-yelnya untuk memilih H Firmandez.

Mereka berbaris bersama H Firmandez kemudian seorang coordinator berteriak menanyakan “siapa kita?” Secara spontan dan bersamaan ratusan emak-emak pendukung H Firmandez di Tanah Luas tersebut menjawab sambil mengacungkan tangan kanannya ke udara menjawab, “Kami Firmandez.”

Slogan “Kami Firmandez” tidak hanya bergema di darat saja, tapi juga di dunia maya dan media sosial dengan hastag #kamifirmandez, hastag tersebut dipopulerkan oleh relawan para relawan dan kaum milenial pendukung H Firmandez untuk kampanye pemenangan H Firmandez sebagai caleg DPR RI.

Terhadap semua itu, H Firmandez yang juga tim pemantau otonomi khusus (Otsus) Aceh, Papua dan keistimewaan Yogjakarta di DPR RI ini menyampaikan apresiasinya dan mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan emak-emak Tanah Luas bagi dirinya tersebut.

“Terima kasih atas dukungan ibu-ibu, mari kita bergerak bersama untuk kemenangan bersama, karena masih banyak hal yang harus kita perjuagkan di DPR RI untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Aceh,” ujarnya.

Bagi ibu-ibu di Kabupaten Aceh Utara dan sekitarnya, sosok H Firmandez sudah sangat familiar. Berbagai program pembangunan yang berhasil diperjuangkan H Firmandez di DPR RI telah dinikmati oleh masyarakat banyak, diantaranya seperti program rehab 2.000 unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni di delapan kabupaten kota di dapil Aceh 2, pembangunan jembatan gantung senilai Rp 6 miliar di daerah perbatasan Kabupaten Aceh Utara dengan Aceh Timur, program jaringan gas (jargas) untuk ribuan rumah tangga, pembangunan infrastruktur jalan, bantuan 40 unit becak morot pengangkut sampah, program bea siswa bidik misi untuk mahasiwa kurang mampu, serta berbagai program pembangunan lainnya. [HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here