Dua Perusahaan Tambang Batu Bara Serahkan CSR ke Pemerintah Aceh

0
118

BANDA ACEH – Dua perusahaan batu bara yang beroperasi di Aceh Barat dan Nagan Raya, yaitu PT. Mifa Bersaudara dan PT. Bara Energi Lestari menyerahkan pengelolaan dana CSR (corporate social responsility) kepada Pemerintah Aceh sebesar Rp400 juta.

Penyerahan dana tersebut diterima oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Helvizar Ibrahim saat buka puasa bersama di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Rabu, 22 Mei 2019.

Helvizar berharap langkah kedua perusahaan dalam berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh bisa menjadi contoh bagi perusahaan lainnya untuk menerapkan kebijakan yang sama. Dana CSR juga akan digunakan untuk pembangunan daerah tertinggal dan untuk mendukung program keagamaan, seni budaya, pendidikan, sarana desa, kewirausahaan dan pelestarian lingkungan.

Helvizar menuturkan, kini pemerintah Aceh telah membentuk Forum CSR Kesejahteraan Sosial (Kessos). Forum tersebut dibentuk agar program CSR bisa semakin mengarah dan bersinergi dengan program yang dijalankan pemerintah Aceh.

“Di antara tujuan dari forum ini adalah memfasilitasi perusahaan dalam menjalankan program CSR mereka di masyarakat. Dalam hal ini, pihak perusahaan dapat menyerahkan dana CSR nya kepada pemerintah Aceh, nantinya dana itu akan dijalankan untuk berbagai kegiatan dan kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Komisaris PT Mifa Bersaudara dan BEL, Slamet Haryadi mengungkapkan pihaknya berterimakasih kepada pemerintah Aceh karena telah mendukung dan memberi ruang kepada perusahaan itu untuk berinvestasi dan berkontribusi terhadap pembangunan Aceh.

Slamet mengatakan, salah satu kontribusi dua perusahaan itu dalam pembangunan Aceh adalah membuka lapangan kerja seluasnya untuk putra putri Aceh. “Komitmen ini telah kami wujudkan di mana 74 persen karyawan kami berasal dari Aceh,” kata dia.

Selain itu, kata Slamet, dalam menjalankan investasi di Aceh, dua perusahaan batu bara itu selalu mengedepankan ketulusan dalam segala hal. Kemudian, perusahaan juga berkomitmen untuk mentaati regulasi yang diberlakukan oleh daerah maupun pusat. Dan yang terpenting adalah menjunjung tinggi nilai agama serta kearifan lokal daerah setempat.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here