,

Dua Gampong di Tapaktuan Krisis Air

TAPAKTUAN – Warga Gampong Air Berudang dan Lhok Keutapang, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan sudah sebulan krisis air bersih akibat macetnya suplay air dari PDAM Tirta Naga.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Aceh Selatan, Suhaimi Shalihin mengatakan, krisis air meneybabkan ratusan warga di dua desa itu harus menumpang Mandi Cuci Kakus (MCK) ke rumah-rumah tetangga yang memiliki sumur atau ke sungai terdekat.

“Selain harus menumpang MCK di rumah tetangga yang memiliki sumur, mayoritas warga lainnya juga terpaksa menumpang MCK di masjid-masjid. Karena masjid tersedia air bersih dari sumur bor,” kata Suhaimi kepada wartawan di Tapaktuan, Jumat, 28 Juli 2017.

Menurut pengakuan warga setempat, lanjut Suhaimi, mereka belum menerima pemberitahuan apapun dari pihak PDAM Tirta Naga Tapaktuan, terkait terhentinya suplai air bersih sejak satu bulan terakhir ke rumah-rumah warga.

Suhaimi meminta kepada Bupati HT Sama Indra segera mengambil langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Persoalan krisis air ini terjadi patut diduga disebabkan kinerja pihak PDAM Tirta Naga tidak becus. Soalnya, meskipun persoalan tersebut telah berlangsung sejak satu bulan lalu, namun belum nampak tanda-tanda penanganan yang serius,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Direktur PDAM Tirta Naga Tapaktuan, Cut Maisarah dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis, 27 Juli 2017 berjanji segera memerintahkan teknisi untuk memeriksa dan melakukan perbaikan jika ditemukan adanya kerusakan pipa sehingga mengakibatkan suplai air terhenti ke rumah warga.

“Nanti saya kasih tahu sama teknisinya, karena saya lagi rapat nanti saya hubungi lagi,” ujar Cut Maisarah singkat.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *