,

DKP Bantah Boat Bantuan Untuk Nelayan Tidak Layak Pakai

TAPAKTUAN – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Selatan, Cut Yusminar membantah tudingan Yayasan Gunung Hutan Lestari (YGHL) yang menyebutkan pengadaan kapal motor dibawah 3 GT untuk nelayan setempat sumber DAK 2017 tidak layak pakai.

Menurutnya, pengadaan 12 unit kapal motor tersebut telah sesuai dengan gambar dan spesifikasi teknis yang ada. Hanya saja, terkait adanya beberapa item yang dinilai masih terjadi kekurangan akan diperbaiki kembali dimasa uji coba.

“Kondisi kapal motor yang baru selesai dibuat di darat berbeda saat telah dioperasikan dilaut. Makanya, ada waktu selama dua bulan masa uji coba. Jika masih ada kekurangan akan diperbaiki kembali,” kata Cut Yusminar kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu, 24 Januari 2018.

Pihaknya juga menyangkal tudingan yang menyebutkan seluruh kapal motor yang baru selesai dikerjakan itu dalam kondisi tidak layak pakai. Termasuk tudingan menggunakan kayu sembarang.

Sebab, kata dia, dari 12 unit hanya satu yang proses pekerjaannya kurang sempurna yakni kapal motor milik nelayan Tapaktuan yang posisinya sekarang ini telah berada di PPI Lhok Bengkuang.

“Yang lain sudah beroperasi. Hasil pengecekan kami kepada nelayan tidak ada masalah. Sebagian nelayan sudah mulai mencari rezeki di laut menggunakan kapal motor tersebut,” tegasnya.

Bahkan, pasca mengetahui ada satu unit kapal motor bantuan milik nelayan mengalami kerusakan di bagian dek, pada Rabu pagi, 24 Januari 2018, Cut Yusminar langsung meninjau ke PPI Lhok Bengkuang dan memerintahkan pihak rekanan dari CV Dian Persada untuk memperbaiki kembali bagian dek kapal motor tersebut.

Cut Yusminar menilai kerusakan salah satu item di bagian dek kapal motor tersebut tergolong bukan kerusakan parah. Lain halnya jika item kerusakan berada di bagian lambung kapal yang bisa mengakibatkan kapal motor tenggelam karena lambungnya bocor.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *