,

Ditegur Satpol PP, Pengecer BBM Depan SPBU Menghilang

BLANGKEJEREN – Pedagang eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pengkalan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues mendadak menghilang, sejak pagi Sabtu, 28 Mei 2016, hingga siang tidak nampak satu pedagang eceran pun meskipun dihari-hari sebelumnya terlihat menjamur.

Sudin salah satu warga Blangkejeren mengatakan, menghilangnya pedagang eceran dari depan SPBU Pengkalan Blangkejeren disebabkan beberapa hari lalu Satpol PP memberikan teguran dan peringatan kepada pengecer tersebut. “Biasanya hanya sebentar pedagang itu menghilang, setelah itu akan ada lagi pedagang eceran yang memanfaatkan kesempatan,” katanya.

Di Gayo Lues, penjual BBM eceran biasanya ramai menjual BBM di depan SPBU, meski jarang orang membeli. Para pedagang eceran tersebut memanfaatkan keuntungan pada jam istirahat pihak SPBU yang bisanya menutup sementara dari pukul 13:00 WIB hingga pukul 14:00 WIB, saat itulah mereka menjual harga BBM di atas harga normal.

“Harga eceran biasanya mencapai Rp 8 ribu hingga Rp 9 ribu meskipun harga BBM jenis bensin sudah turun, makanya dengan melihat keuntungan tersebut, agen ini tetap mencari cara untuk menjual BBM di sana, meski sudah dilarang Pemda,” ujarnya.

Di tahun 2014 dan 2015 silam, pihak Satpol PP dan penegak hukum lainya sering melakukan razia BBM illegal yang dijual di pinggir jalan, tetapi keadaan itu hanya bertahan sebentar, setelah dua hingga empat hari setelah itu, agen pengecer kembali menjualnya di pinggir jalan.

“Penegakan hukum yang lemah membuat agen pengecer ini nakal, coba kalau benar-benar ditegakkan, seperti yang melanggar didenda atau dikurung, pasti semua orang akan taat peraturan,” pungkasnya. [Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *