Diduga Korupsi Dana Desa Polisi Tahan Keuchik Blangkuncir

0
169

BLANGKEJEREN – Kepala Desa (Keuchik) Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues Latif Mat Sumi resmi ditahan pihak kepolisian, Rabu, 10 Juli 2019 pukul 17:30 Wib setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana desa.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Abdul Hamid didampinggi Kanit Tipikor Aipda Mursal mengatakan, Latif Mat Sumi ditahan di sel Mapolres Gayo Lues untuk memudahkan penyelidikan dan dikhawatirkan mengulanggi perbuatanya lantaran masih aktif menjabat kepala desa.

“Berdasarkan hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) wilayah Aceh, tersangka diduga menyalahgunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKp) desa Blangkuncir tahun 2016, didalam laporan hasil audit ditemukan adanya penyimpangan yang menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 258.656.349,” katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan pihak Kopolisian Polres Gayo Lues, dana APBKp yang dikelola Kepala desa ada bermacam aitem yang diduga tidak sesuai dengan yang semestinya, sehingga diminta dilakukan Audit oleh BPKP. Hasilnya banyak menimbulkan kerugian negara selama satu tahun tersebut.

“Dana APBKp yang dikelola Kepala Desa Blangkuncir tahun 2016 itu mencapai Rp 789 juta lebih, dengan kegiatan fisik diantaranya pembukaan jalan desa, pembangunan tapal batas, dan pembangunan beronjong. Sedangkan untuk non fisik adalah bidang pemerintahan desa, pembinaan masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Dalam proses penyelidikan hingga penyidikan sejak tahun 2018 lalu, sebanyak 68 orang warga desa Blangkuncir dimintai keteranganya sebagai saksi, dan juga tim ahli dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, setelah lengkap syarat, barulah dilakukan permintaan audit BPKP yang berujung kepada penatapan tersangka.

“Tersangka kita tahan selama 20 hari ke depan, kalau sudah lengkap berkas langsung dilimpahkan ke Kejaksaan, dan kami akan mengupayakan sebisa mungkin dalam waktu 20 hari berkas perkara bias lengkap,” ujarnya.

Sementara itu kuasa hokum tersangka, Sahmur yang ditemui di Mapolres Gayo Lues mengatakan, penetapan tersangka dan penahanan terhadap kepala desa Blangkuncir itu sudah sesuai dengan Peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Saat ini Kepdes Blangkuncir dalam keadaan sehat, tetapi dia ada penyakit gulanya, nanti kalau memang kumat, kami akan berupaya melakukan pembuatan surat penangguhan penahanan,” katanya.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here