Denmark Tawarkan Robot Pembangun Rumah ke Aceh

0
100

BANDA ACEH – CEO Cobod International Henrik Lund Nielsen menawarkan teknologi 3D construction printing dalam pembangunan rumah di Aceh. Ia mempresentasikannya di hadapan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Kamis, 14 Februari 2019.

Henrik Lund Nielsen datang ke Aceh bersama investor asal Malaysia dan Denmark. Mereka datang bersama pengurus Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Aceh.

“Robot ini berkerja layaknya sebuah printer yang mampu mencetak konstruksi dinding rumah lantai tiga. Robot dan sistem yang kami rancang ini dapat menekan biaya pembangunan rumah karena tidak membutuhkan banyak pekerja. Selain itu lebih safety dan cepat,” jelas Henrik Lund Nielsen.

Menurutnya, bangunan yang dihasilkannya pun cukup solid dan kuat tak ubahnya bunker. “Hasilnya cukup presisi, bukan dalam centimeter tapi millimeter. Kecepatan cetaknya satu meter per detik. Dengan kecepatan segitu robot ini dapat mencetak 12 rumah tipe 36 dalam waktu 12 hari. Satu hari satu rumah; bayangkan berapa banyak cost yang dapat kita hemat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Chairman Sinas Teknik Malaysia Datok M Hedar Sharrif mengharapkan agar Banda Aceh dapat menjadi pilot project penerapan teknologi canggih tersebut. “Jika terwujud Banda Aceh akan menjadi kota pertama di Asia yang memiliki teknologi ini. Mohon dukungan dari Pak Wali,” katanya.

Wali Kota Aminullah menyambut baik teknologi yang ditawarkan oleh perusahaan yang berkedudukan di Copenhagen tersebut. “Sangat luar biasa dan begitu praktis. Saya kira cocok untuk diterapkan di Banda Aceh yang sektor propertinya masih terus berkembang. Untuk tahap pembahasan selanjutnya, tim bapak dan pihak Apersi selaku fasilitator nanti dapat berkoordinasi langsung dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. Semoga ada hasik yang baik bagi kemajuan pembangunan kota kami,” kata Aminullah.[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here