,

Dana Transfer Pusat ke Langsa Rp722 Miliar

LANGSA – Dana transfer dari Pemerintah Pusat ke Kota Langsa dalam APBN 2016 mencapai Rp 722,05 miliar. Meningkat 20 persen dari sebelumnya dalam APBN-Perubahan 2015 yang hanya Rp 602,05 persen.

Meningkatnya dana dari pusat itu diharapkan bisa memberi dampak yang nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Demikian disampaikan anggota DPR-RI asal Aceh, H Firmandez saat sosialisasi dana desa di Kota Langsa, Kamis, 31 Maret 2016.

“Sebagai gambaran besaran pagu alokasi dana transfer daerah dan dana tesa tersebut untuk tahun 2016 yang dialokasikan kepada Kota Langsa berdasarkan hasil kesepakatan antara Pemerintah dan DPR sebagaimana dituangkan dalam UU APBN-P Tahun 2015 adalah sebesar Rp 602,05 miliar sedangkan pada APBN Tahun 2016 adalah sebesar Rp.722,05 miliar. Ini harus bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan,” ujar politisi Golkar tersebut.

Firmandez melanjutkan, khusus untuk dana desa bagi Kota Langsa juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Dari yang hanya Rp 18,89 miliar pada APBN-P 2015 meningkat menjadi Rp 42,40 miliar dalam APBN 2016. “Jadi peningkatan dana desa untuk Kota Langsa sebesar Rp 23,51 miliar,” lanjut Firmandez.

Dalam sosialisasi dana desa di Langsa itu, Firmandez selaku anggota Komisi VIII DPR-RI menyampaikan pokok-pokok pikiran DPR atas penyelenggaraan pemerintah daerah dan pemerintah desa, beserta prinsip pendanaannya.

“Konsekuensi logis dari perimbangan urusan kewenangan dalam penyelenggaraan pemerintahan adalah penyediaan sumber-sumber pendanaan untuk mendukung terselenggaranya pelaksanaan urusan dan kewenangan tersebut. Hal ini sejalan dengan prinsip penyelenggaraan otonomi daerah, money follows function, uang mengikuti fungsi. Setiap urusan dan kewenangan yang diberikan disertai dengan pendanaannya,” jelas Koordinator Tim Pemantau Otsus Aceh tersebut.

Selain Firmandez, sosialisasi dana desa di Kota Langsa juga menghadirkan Ahmad Yani selaku Direktur Pembiayaan dan Kapasitas Daerah Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Wahyudi Sulestyanto Kasubdit Pembiayaan Penataan Daerah, serta narasumber dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, dan Ditjen Pembangunan Kawasan Pedesaan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Sehari sebelumnya, sosialisasi dana desa juga dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang. [HK]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *