,

Dana Sertifikasi Guru Aceh Selatan Sudah 4 Bulan Tidak Dibayar

TAPAKTUAN – Dana sertifikasi bagi ribuan guru di Aceh Selatan sejak September hingga Desember 2016 tidak dibayar. Pada semester kedua tahun 2016 hanya dua bulan yang dibayar. Para guru mengharapkan dana tersebut segera dicairkan.

Para guru khawatir dana sertifikasi empat bulan tersebut tidak dicairkan lagi, karena tahun anggaran 2016 sudah tutup.

“Kami khawatir anggaran tersebut tidak bisa dicairkan lagi karena tahun 2016 sudah tutup buku. Oleh sebab itu kami meminta kepada pihak terkait agar segera mencari solusi agar para guru tidak dirugikan,” ujar seorang guru di Tapaktuan.

Menanggapi hal itu Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan Aceh Selatan, Mawardi menjelaskan bahwa belum dibayarkannya dana tunjangan sertifikasi ribuan guru selama empat bulan karena anggaran belum dikirim pemerintah pusat berkait dengan program pengampunan pajak (tax amnesty) yang dijalankan pemerintah.
 
“Hal ini terjadi karena ada sejumlah daerah di Indonesia yang mengalami Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun berjalan 2016 masih sangat besar. Meskipun sebagian besar daerah lainnya tidak mengalami Silpa yang belum dipakai terlalu besar termasuk Aceh Selatan, tapi tetap saja turut mengalami dampaknya dengan ditundanya pengiriman dana sertifikasi dimaksud,” jelas Mawardi.
 
Meskipun demikian, sambungnya, berdasarkan hasil konfirmasi terakhir pihaknya dengan kementerian terkait, sisa dana sertifikasi selama empat bulan lagi tahun 2016 tersebut akan ditransfer dalam waktu dekat ini ke daerah. “Sisa dana sertifikasi tersebut kami pastikan tetap akan dibayar. Saat ini kami sedang menyiapkan pemberkasannya,” jelasnya.

Sementara itu, penjelasan berbeda justru disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Aceh Selatan, Diva Samudra Putra. Menurutnya, belum dibayarkannya dana tunjangan sertifikasi guru selama empat bulan lagi pada tahun 2016 dengan jumlah anggaran keseluruhan mencapai lebih kurang Rp 29 miliar tersebut disebabkan karena anggaran tersebut tidak dialokasikan lagi oleh Pemerintah Pusat.
 
“Khusus untuk sisa dana sertifikasi guru empat bulan lagi tahun 2016 tidak dianggarkan lagi oleh Pemerintah Pusat. Karena itu, untuk membayar sisa dana sertifikasi tersebut Pemkab Aceh Selatan harus menganggarkan lagi dalam APBK tahun 2017. Kebijakan tersebut secara otomatis berdampak kepada terlambatnya pembayaran sisa dana sertifikasi untuk ribuan guru karena anggaran tersebut tidak mungkin lagi di anggarkan dalam APBK 2016 melainkan harus melalui APBK 2017,” kata Diva.
 
Menurutnya, penyebab sisa dana sertifikasi empat bulan lagi tahun 2016 tersebut tidak dianggarkan lagi oleh Pemerintah Pusat karena dana tersebut bisa diambil dari sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) dana sertifikasi pada tahun-tahun sebelumnya yang selama ini belum terpakai.
 
“Sama seperti pos anggaran transfer pusat lainnya, dana sertifikasi tersebut selalu ada Silpa setiap tahunnya. Khusus untuk sisa empat bulan lagi tahun 2016, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan mengambil kebijakan memerintahkan agar Silpa tersebut dipakai untuk membayar dana serifikasi empat bulan lagi, sehingga untuk jatah empat bulan lagi tersebut tidak dianggarkan lagi oleh Pemerintah Pusat,” jelas Diva.
 
Sama seperti penjelasan Mawardi, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah, Diva Samudra Putra juga memastikan bahwa sisa dana sertifikasi empat bulan lagi tahun 2016 tersebut akan dibayarkan pada bulan Januari 2017 ini, karena anggaran untuk itu memang sudah dianggarkan dalam APBK tahun 2017.[Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *