,

Cuaca Ekstrim Landa Aceh Selatan, Nelayan Diminta Waspada

TAPAKTUAN – Nelayan di Tapaktuan, Aceh Selatan diminta waspada terhadap perubahan iklim. Cuaca ekstrim mulai melanda kawasan tersebut. Dampaknya, harga ikan naik. Panglima Laot Lhok Tapaktuan, Tgk M Jamil juga meminta nelayan untuk hati-hati.

“Kalau di pesisir utara Aceh kondisi seperti sekarang ini disebut sedang musim barat. Musim ini biasanya terjadi mulai bulan Mei hingga berakhir Juli mendatang,” kata M Jamil, Selasa (17/5).

Jamil menyatakan, untuk menandai datangnya musim barat tersebut sangat mudah yakni selain ketinggian gelombang di perairan laut mencapai 3 meter lebih disertai badai dan angin kencang juga air laut di wilayah pesisir mengalami pasang besar.

Menurutnya, di masa-masa datangnya musim barat tersebut selain menghambat para nelayan mencari ikan dilaut juga makin memperparah terjadinya abrasi pantai akibat derasnya hantaman ombak ke daratan.

Dia mengatakan, karena sedang menghadapi musim barat tersebut maka sejak sepekan terakhir hampir mayoritas nelayan di daerah itu tidak melaut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Para nelayan setempat lebih memilih menambatkan boat atau perahunya di pinggir pantai serta di kolam pelabuhan.

Seperti di Pelabuhan Lhok Meukek, pasca dikeluarkan peringatan terhadap adanya cuaca ekstrim, beberapa hari terakhir ramai nelayan yang tidak melaut. Selama menganggur dari aktivitas melaut tersebut, para nelayan setempat memanfatkan waktu dengan cara memperbaiki jaring serta peralatan nelayan lainnya dan membersihkan perahu atau boat mereka.

“Jikapun dari mereka ada yang sudah berangkat ke laut lepas, kami sudah mengirimkan pesan kepada mereka agar ekstra hati-hati. Jika memang kondisi cuaca di tempat mereka berada sangat buruk maka kami minta agar segera kembali ke daratan,” jelas M Jamil.

Menurutnya kondisi yang sedang dialami oleh nelayan Aceh Selatan tersebut bukan merupakan persoalan baru melainkan kondisi keadaan alam yang sudah rutin terjadi setiap tahunnya. Karena itu, meskipun datangnya musim barat tersebut mengakibatkan para nelayan setempat hilang mata pencaharian namun tetap tidak mengganggu perekonomian mereka sebab kondisi itu tidak akan berlangsung lama melainkan hanya sesaat.[HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *