,

Cegah Banjir Susulan, BPBD Bangun Tanggul Sungai Badak

BLANGKEJEREN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues membangun tanggul di alur sungai samping pemukiman desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, pasca banjir bandang melanda kawasan tersebut.

Surya Darma Pegawai BPBD bersama Sapril dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gayo Lues, Selasa, 11 April 2017 di lokasi banjir bandang mengatakan, pembangunan tanggul di samping pemukiman penduduk itu dilakukan guna menghindari air sungai kembali meluap ke rumah warga. “Tanggul ini dibangun dengan lebar empat meter dan tinggi dua meter, sedangkan dasar sungainya dikeruk dengan kedalaman mencapai dua meter,” jelasnya.

Selama dua hari dikerjakan, pengerukan dasar sungai sudah mencapai 350 meter, dan 70 meter pembangunan tanggul, rencananya, tanggul akan dibangun lagi ke daerah hulu sungai dengan lebar di sisi kiri sungai empat meter.

“Kami sangat kesulitan saat hendak membangun tanggul dan mengeruk sungai yang dangkal ini, karena pemilik lahan tidak mengizinkan, namun Alhamdulilah pemilik tanah ke bagian hulu sungai sudah memberi izin, sedangkan ke hilir masih belum, bahkan pihak polisi dan TNI juga sudah turun, namun tetap saja tidak di izinkan,” ungkapnya.

Jika pemilik tanah ke hilir memberikan izin, pihak BPBD akan melakukan pelebaran arus sungai guna menghindari air masuk kepumukiman penduduk, tapi jika tidak, Pemda terpaksa membiarkan daerah itu meskipun dikhawatirkan ada banjir bandang susulan.

“Korban dampak banjir bandang ini mencapai 368 KK dengan jumlah 1.151 jiwa, dan saat terjadi banjir bandang, nyaris semua rumah penduduk digenanggi air dengan ketinggian satu hingga dua meter,” katanya.[Win Porang]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *