,

Bupati Gayo Lues Minta Masyarakat Hindari Gafatar

BLANGKEJEREN – Maraknya pemberitaan penistaan agama dan pendangkalan akidah yang dilakukan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) telah memunculkan reaksi ke berbagai daerah. Bukan hanya di perkotaan, tapi hingga ke pelosok dataran tinggi Gayo.

Bupati Gayo Lues, H Ibnu Hasyim meminta masyarakatnya untuk menghindari pengaruh Gafatar. Alasannya, Gafatar yang membolehkan pengikutnya tidak sahalat dan puasa sangat bertentangan dengan Islam dan Pancasila yakni sila pertama tentang ketuhanan yang maha esa.

Hal itu disampaikan Ibnu Hasyim pada pelantikan pengurus DPC PP Gayo Lues, Sabtu malam, 30 Januari 2016 di lapangan Pancasila, Blangkejeren. “Kita semua harus melawan yang namanya ajaran sesat, teroris, dan memeranggi narkoba, kita harus mengedepankan Pancasila yang sudah jauh dari kehidupan berbangsa dan bernegara kita,” katanya.

Setiap orang kata Ibnu Hasim, seharusnya berpikiran jernih dan matang untuk membantu pemikiran dan tenaga agar daerah yang ditempati bisa maju, prekonomian masyarakat membaik, serta memberikan pemikiran kepada negara, bukan malah menciptakan kekisruhan.

“Pemuda Pancasila dan masyarakat lainya harus bisa menjadi contoh yang baik, supaya ke depan kita bisa menjadi pemimpin, jangan berbuat keonaran yang membuat masyarakat lainya menderita, kita harus menjaga perdamaian,” ujarnya.

Dirinya berharap, masyarakat Gayo Lues tidak terpengaruh dan terprovokasi dengan aliran sesat, kelompok teroris, dan narkoba. “Jjika semua itu terhindar, kehidupan berbangsa dan bernegara akan semakin baik di masa yang akan datang,” pungkasnya.[Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *