,

Buntut Demo Siswa, Kepala Sekola dan Guru Dimutasi

TEROPONGACEH.COM | BLANGKEJEREN – Kisruh antara guru dan kepala sekolah di SMP Negeri 1 Blangjerango, Gayo Lues berbuntut panjang. Setelah didemo siswa pada Sabtu pekan lalu, akhirnya kepala sekolah dan guru dimutasi.

Hal itu merupakan keputusan bersama antara Sekda H. Thalib, Komisi D DPRK Gayo Lues, dan Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) negeri seribu bukit tersebut, Selasa, 6 September 2016 setelah dilakukan rapat bersama di kantor MPD setempat.

H Thalib usai rapat mejelaskan, setelah semua pihak telah dipanggil dan diteliti inti permasalahanya. Hasilnya diketahui bahwa antara kepala sekolah dengan dewan guru tidak bisa disatukan lagi, sehingga harus diambil tindakan memutasi.

H Thalib juga membahwa kasus itu terjadi disebabkan unsur sara atau kepala sekolah menjelek-jelekan suku Gayo. “Tidak benar itu, karena kepala sekolah itu juga asli warga Gayo Lues. Masalahnya hanya soal kurang koordinasi saja,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Gayo Lues, M Jamin mengatakan, meski sudah ada keputusan mutasi, tapi belum bisa dipastikan kapan akan dilakukan mutasi karena proses belajar mengajar harus tetap berjalan normal di sekolah tersebut.

“Yang jelas Kepala Sekolah dan dewan guru akan dimutasi, masalah waktunya kami menunggu perintah Bupati, begitu juga dengan jumlah guru yang akan dimutasi beserta namanya, kami belum bisa memberikan keterangan itu, tunggu saja hasilnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi DPRK Komisi D Gayo Lues, Ramli Syarif meminta guru dan kepala sekolah agar jangan membuat permasalahan yang bisa merugikan siswa, bila ada permasalahan harus diselesaikan dengan lapang dada dan jangan melibatkan siswa dalam permasalahan tersebut.

Ketua MPD Gayo Lues H Abubakar Djasbi menyayangkan perselisihan antara kepala sekolah dan dewan guru. Imbasnya para yang jadi korbanya. “Rupanya sudah lama ada permasalahan antara guru dengan kepala sekolah itu, namun berlarut-larut hingga hari Sabtu kemarin puncaknya, dan Alhamdulilah sekarang sudah tidak ada masalah lagi, kita harapkan tidak terjadi lagi di sekolah lain, kasihan anak-anak,” harapnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *