,

BPKP Temukan Banyak Tanah Pemda Tak Bersertifikat

BLANGKEJEREN – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh menemukan banyak tanah milik pemerinta daerah tingkat dua Gayo Lues yang belum bersertifikat, diantaranya tanah dekat Kodim 0113/GL dan tanah terminal kota Blangkejeren.

Sekda Gayo Lues H Thalib, Senin, 22 Mei 2017 mengakui adanya temuan BPKP tersebut. Meski tanah itu tak memiliki dokumen lengkap tapi masuk ke asset daerah.

“Kalau tanah yang baru-baru dibeli semuanya sudah ada sertifikatnya, yang belum dibuat tinggal yang sudah lama dibeli serta aset yang dihibahkan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dulu, itupun sebagian lagi yang belum besertifikat, kebanyakan sudah bersertifikat,” jelasnya.

H Thalib menjelaskan, setiap tanah yang dibeli dengan uang Negara tersebut akan segera disertifikasi. Sementara tanah terminal Blangkejeren itu terdata dalam aset daerah, tetapi dokumen masih dalam pencarian.

“Pemilik tanahnya dulu adalah orang yang saya panggil paman, saat itu tanahnya dihibahkan asalkan bangunanya dia yang buat, sebab dulu harga tanah masih murah di Gayo Lues,” ungkapnya.

Karena itu pula tanah itu kini menjadi sengketa di pengadilan, setelah Pemkab Gayo Lues digugat kepengadilan oleh ahli waris. H Thalib mempersilahkan ahli waris untuk menggugat biar pengadilan yang memutuskan.

“Kalau tidak ada persetujuan pemilik tanah menghibahkan terminal Blangkejeren, tidak mungkin pemerintah berani membuat bangunan di situ, dan kami dari pemerintah daerah menyerahkan sepenuhnya kepada pengadilan jika memang digugat,” pungkasnya. [Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *