,

BPBD Minta BMCK Bongkar Jembatan Bailey

KUTACANE – Untuk mempermudah akses penanggulangan bencana di daerah pedalaman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara meminta Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) setempat membongkar jembatan bailey (darurat-red) yang dipasang di beberapa tempat.

Permintaan itu disampaikan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Aceh Tenggara, Gajah Mada, Sabtu, 28 Mei 2016 usai Rakor Percepatan Penanganan Penanggulangan Bencana (P3B). Rakor tersebut diikuti para pejabat dari Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait, Polres Agara, Kodim Agara, Kadis BMCK M Husein, Kadis Keuangan Kutacane Luthfieka, perwakilan Dinkes Agara, serta para camat, SAR Kutacane, dan PMI Aceh Tenggara.

Rakor membahas sejumlah agenda terkait penanggulangan bencana, seperti pembuatan call centre bencana di setiap desa rawan bencana, dan sosialisasi bahaya pembalakan liar.

“Kepala BPBD Aceh Tenggara Pak Ramadhan sudah meminta BMCK agar segera membongkar sejumlah jembatan baile yang saat ini terpasang di sejumlah titik, dan menggantinya dengan jembatan permanen, supaya bisa dipakai ketika terjadinya bencana, mengingat dua bulan ke depan merupakan waktu yang rawan terjadi bencana di Kabupaten Aceh Tenggara, karena sudah memasuki musim penghujun,” jelas Gajah Mada.[RH]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *