,

BKPPP Pamer Ubi Kayu Raksasa di Pameran MTQ

TAPAKTUAN – Ubi kayu raksasa yang dipamerkan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) Aceh Selatan memikat daya tarik ratusan pengunjung di lokasi pameran yang digelar Pemkab Aceh Selatan di Taman Sahara, Meukek.

Ratusan pengunjung baik dari Kecamatan Meukek maupun dari sejumlah wilayah lainnya di Aceh Selatan terlhat sudah ramai mendatangi stand pameran tersebut sejak pegaleran pameran dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 71 Aceh Selatan dibuka secara resmi Jumat (23/12) malam sekaligus dengan kegiatan MTQ ke 33.

Salah seorang petani, Muhammad Daod, yang dijumpai dilokasi mengaku tertarik melihat pajangan ubi kayu berukuran besar yang dipamerkan di stand BKPPP tersebut karena selama ini di kawasan zona pertanian Kecamatan Meukek dan Kecamatan Sawang sangat jarang kelihatan para petani menggiatkan diri menanami ubi kayu dalam jumlah maksimal.

“Saya tertarik melihat ubi kayu di stand pameran BKPPP. Setidaknya, dengan adanya pameran ini masyarakat terinspirasi untuk menanam ubi kayu secara baik dan maksimal. Saya sendiri akan mencoba menanami ubi kayu setelah melihat pameran ini,” kata Muhammad Daod, Senin, 26 Desember 2016.

Ketertarikan pengunjung ingin melihat langsung ubi kayu raksasa di stand BKPPP bukan saja dialami masyarakat biasa, bahkan Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra, beserta sejumlah pejabat daerah sempat terpana ketika melihat tumpukan ubi kayu tersebut, saat meninjau 34 stand pameran pada hari pembukaan, Jumat 23 Desember 2016.

Kepala BKPPP Aceh Selatan, Fachruddin menjelaskan, ubi kayu raksasa yang dipajang di stand dinas yang dipimpinnya tersebut dari seorang petani asal Kecamatan Trumon Timur. Hal ini menurutnya bertujuan untuk menggalakkan petani menanam ubi kayu agar lahan tani tidak terlantar.

“Pameran ini bertujuan memberi informasi terhadap kemajuan daerah sekaligus memotivasi petani agar menggalakkan pemanfaatan lahan pertanian yang terlantar. Harapan kita, dengan pameran ini masyarakat dapat memetik sisi baiknya untuk dilakukan pengembangan. Ubi kayu salah satu harapan bagi petani dalam menata kehidupan. Potensi ini dapat dikembangkan petani sehingga lahan tani di semua kawasan tidak dibiarkan terlantar melainkan harus menghasilkan pemasukan bagi mereka, “ kata Fachruddin.[Hendri Z]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *